Posisi Tidur Menurut Rasulullah Terbukti Benar, Ini Hasil Penelitiannya
Kamis, 17 Agustus 2023 - 20:17 WIB
loading...
A
A
A
Hasilnya, para peneliti menemukan fakta bahwa selama tidur, orang menghabiskan lebih dari setengah waktu mereka di bagian sisi, sekitar 38 persen di punggung dan 7 persen tengkurap. Semakin tua orangnya, semakin banyak waktu yang mereka habiskan di bagian sisi.
Lalu bagaimana dengan anak-anak? Anak-anak di atas usia tiga tahun rata-rata menghabiskan durasi yang sama untuk tidur miring, belakang, dan depan, seperti orang dewasa. Sementara bayi kebanyakan tidur telentang karena diletakkan di tempat tidurnya untuk alasan keamanan. Jadi tidur miring adalah posisi yang paling umum dilakukan manusia, benarkah?.
Di kutip dari BBC, Kamis (17/8/2023), sebuah studi yang membiarkan orang boleh tidur sesukanya menemukan fakta responden dengan posisi miring ke kanan, tidur lebih baik daripada yang tidur miring ke kiri, diikuti oleh responden yang tidur telentang.
Studi kecil lainnya mengamati pelaut yang bekerja di kapal kontainer dagang. Hasilnya, gangguan pernapasan seperti mendengkur lebih sering terjadi saat pelaut tidur telentang.
Baca Juga: Lagi Haid dan Sakit Perut? Ini 3 Posisi Tidur Terbaik yang Bisa Dicoba
Sebaliknya, tidur posisi miring membantu membersihkan jalan napas bagian atas dan mencegah uvula (bagian berdaging yang menggantung di bagian belakang tenggorokan) dan lidah menghalangi tenggorokan, sehingga mengurangi dengkuran. Memang, dalam beberapa kasus, perpindahan dari tidur telentang menjadi miring telah terbukti dapat mengatasi masalah sleep apnea secara keseluruhan.
Tidur miring mungkin memiliki manfaat lain juga. Misalnya, penelitian tentang pola tidur tukang las di kapal kontainer di Nigeria menunjukkan mereka yang tidur telentang lebih mungkin menderita sakit punggung, dibandingkan yang tidur miring.
Tapi ini tidak berarti tidur miring cocok untuk semua orang atau obat mujarab untuk semua sakit dan nyeri. Hal itu tergantung pada kondisi orang.
Lalu bagaimana dengan anak-anak? Anak-anak di atas usia tiga tahun rata-rata menghabiskan durasi yang sama untuk tidur miring, belakang, dan depan, seperti orang dewasa. Sementara bayi kebanyakan tidur telentang karena diletakkan di tempat tidurnya untuk alasan keamanan. Jadi tidur miring adalah posisi yang paling umum dilakukan manusia, benarkah?.
Di kutip dari BBC, Kamis (17/8/2023), sebuah studi yang membiarkan orang boleh tidur sesukanya menemukan fakta responden dengan posisi miring ke kanan, tidur lebih baik daripada yang tidur miring ke kiri, diikuti oleh responden yang tidur telentang.
Studi kecil lainnya mengamati pelaut yang bekerja di kapal kontainer dagang. Hasilnya, gangguan pernapasan seperti mendengkur lebih sering terjadi saat pelaut tidur telentang.
Baca Juga: Lagi Haid dan Sakit Perut? Ini 3 Posisi Tidur Terbaik yang Bisa Dicoba
Sebaliknya, tidur posisi miring membantu membersihkan jalan napas bagian atas dan mencegah uvula (bagian berdaging yang menggantung di bagian belakang tenggorokan) dan lidah menghalangi tenggorokan, sehingga mengurangi dengkuran. Memang, dalam beberapa kasus, perpindahan dari tidur telentang menjadi miring telah terbukti dapat mengatasi masalah sleep apnea secara keseluruhan.
Tidur miring mungkin memiliki manfaat lain juga. Misalnya, penelitian tentang pola tidur tukang las di kapal kontainer di Nigeria menunjukkan mereka yang tidur telentang lebih mungkin menderita sakit punggung, dibandingkan yang tidur miring.
Tapi ini tidak berarti tidur miring cocok untuk semua orang atau obat mujarab untuk semua sakit dan nyeri. Hal itu tergantung pada kondisi orang.
Lihat Juga :