Mengenal Object 279, Tank Berbobot 60 Ton yang Gagal Diproduksi Massal

Selasa, 15 Agustus 2023 - 07:50 WIB
loading...
A A A
Apa yang terjadi dengan Object 279?

Pada akhirnya, Object 279 tidak mencapai tahap produksi penuh, hanya dikembangkan sebagai prototipe. Desainnya yang aneh membuat ongkos perawatannya mahal dan rangkaian persenjataannya akan menjadi usang oleh kemajuan teknologi rudal.
Uni Soviet akhirnya memutuskan mengembangkan tank yang lebih ringan seperti milik Sekutu dalam Perang Dunia II . Seperti yang dikatakan Stephen Sewell di majalah Armor pada 2002.

Baca Juga: Perbandingan Harimau Medium Tank Pindad vs Tank Abrams Andalan AS

"Pada tahun 1965, tank-tank berat diakui telah dikalahkan oleh berbagai peristiwa. Dalam dua tahun, tank-tank berat sebagian besar telah tertinggal, lapis baja mereka tidak mampu menahan perkembangan teknologi senjata dan perkembangan yang sama,” ujarnya dikutip Slash Gear, Selasa (15/8/2023).

Kendati demikian, Object 279 belum sepenuhnya dilupakan. Pada tahun 2022, International Business Times melaporkan bahwa prototipe model yang tersisa telah menjalani restorasi di Museum Tank Kubinka. Sungguh luar biasa, meskipun tank pembangkit tenaga listrik Uni Soviet ini masih dipertanyakan efektivitasnya.
(msf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ternyata AI Sudah Ada...
Ternyata AI Sudah Ada dari Era Perang Dunia II
Roket Uni Soviet Kembali...
Roket Uni Soviet Kembali ke Bumi setelah 53 Tahun Terjebak di Antariksa
Apakah Perang Dunia...
Apakah Perang Dunia 3 Benar-benar Memakai Senjata Nuklir?
Kehebatan Tank Harimau...
Kehebatan Tank Harimau TNI, Hasil Kolaborasi dengan Turki
Canggih, Aplikasi MEGA-Army...
Canggih, Aplikasi MEGA-Army Mampu Identifikasi Alutsista Musuh secara Cepat
Perang Dunia 1 Bukan...
Perang Dunia 1 Bukan Terjadi pada Tahun1914 tetapi 1250 SM, Ini Buktinya
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Operasi SAR Ledakan...
Operasi SAR Ledakan Bom Peninggalan Perang Dunia II di Biak Ditutup
10 Sampel DNA Keluarga...
10 Sampel DNA Keluarga Korban Ledakan Bom Peninggalan PD II di Biak Dikirim ke Puslabfor
Rekomendasi
Pramono Buka Jakarta...
Pramono Buka Jakarta Fair Kemayoran 2026, Transaksi UMKM Ditarget Capai Rp8 Triliun
Bahlil Ungkap Penyebab...
Bahlil Ungkap Penyebab Pemadaman Listrik di Sejumlah Daerah, Janji Pulih Cepat
Finnet dan Kemenhub...
Finnet dan Kemenhub Kolaborasi Percepat Digitalisasi Pembayaran Layanan Maritim
Berita Terkini
Ini Susunan Direksi...
Ini Susunan Direksi dan Komisaris Terbaru Telkomsel 2026
Kuburan Paus Terbesar...
Kuburan Paus Terbesar dalam Sejarah Ditemukan di dasar Samudra Hindia
SpaceX Siap Luncurkan...
SpaceX Siap Luncurkan Pusat Data AI di Orbit Paling Cepat Tahun 2027
Mengenal Siri AI di...
Mengenal Siri AI di WWDC 2026 dan Apa Saja Fitur Barunya?
Iran Temukan Pangkalan...
Iran Temukan Pangkalan Angkatan Laut Berusia 2.000 Tahun di Selat Hormuz
Apa Itu Siri AI Apple...
Apa Itu Siri AI Apple dan Mengapa 1,3 Miliar iPhone Tak Bisa Menjalankannya?
Infografis
Mengenal Child Grooming:...
Mengenal Child Grooming: Bahaya Manipulasi Psikologis yang Dialami Aurelie Moeremans
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved