10 Penemuan Menakjubkan Dunia Islam yang Masih Dipakai hingga Kini
Kamis, 10 Agustus 2023 - 13:29 WIB
loading...
Banyak karya ilmuwan islam yang menjadi pondasi kehidupan modern. (Foto: Islamic Finder)
A
A
A
JAKARTA - Para ilmuwan muslim tercatat dalam sejarah memberikan kontribusi luar biasa terhadap peradaban dunia. Penemuan-penemuan mereka masih tetap dipakai hingga saat ini.
Dari hal sepele seperti sikat gigi, rumah sakit, hingga pesawat terbang semuanya hasil temuan para ilmuwan muslim yang kemudian dikembangkan oleh para sarjana barat.
Berikut daftar penemuan para ilmuwan muslim yang menjadi pondasi peradaban modern hari ini, dikutip dari Islamic Finder, Kamis (10/8/2023).
1. Sikat Gigi
Islam tidak hanya mengajarkan ketauhidan tapi juga menjaga kebersihan dan kesehatan. Tak heran ada perintah tentang berwudhu dan mandi wajib serta anjuran-anjuran lain tentang kesehatan, seperti puasa.
Para ilmuwan islam pun telah meneliti tentang hal ini dan praktiknya bisa dilihat dari kebiasaan orang-orang Mesir zaman dahulu yang telah menggunakan miswak untuk membersihkan gigi. Jauh sebelumnya, Nabi Muhammad SAW telah memberikan contoh tentang bersiwak. Berbagai literatur hadits menyebutkan Nabi secara rutin membersihkan gigi.
Baca Juga: Perempuan Ini Koleksi 1.618 Sikat Gigi selama 30 Tahun
Abu Hurairah pernah meriwayatkan bahwa Nabi berkata, “Kalau bukan (karena takut) membebani umatku, aku akan memerintahkan mereka untuk (sikat gigi dengan) Siwak di setiap Shalat.” (Sahih Muslim).
Abu Hurairah juga meriwayatkan bahwa Nabi bersabda pada suatu hari Jumat, “Wahai umat Muslim! Allah telah menjadikan hari ini sebagai Idul Fitri untukmu, jadi mandilah dan gosok gigimu dengan siwak.” (Tabarani, Majma'uz-Zawaid)
2. Kopi
Meski kini stoknya melimpah di Brasil dan Indonesia serta popular di Eropa, ternyata kopi pertama kali ditemukan oleh orang Arab bernama Khalid di Kaffa, Ethiopia
Awalnya Khalid tidak sengaja melihat kambingnya giras setelah mengonsumsi bijian-bijian tertentu. Khalid lantas merebus buah beri ini untuk membuat al'qahwa, kopi pertama.
Pada abad ke-9 di Yaman kopi pertama kali diseduh. Kemudian, dibawa ke Kairo dan penduduk setempat jadi gila kopi. Turki menyambut kopi pada abad ke-13 dan kemudian Eropa menyeduh secangkir kopi pertamanya pada abad ke-16. Pada dasarnya, kata Arab "qahwa" berubah menjadi "kahve" Turki yang kemudian berubah menjadi "caffé" Italia dan akhirnya, menjadi kosa kata Inggris, coffee.
Dari hal sepele seperti sikat gigi, rumah sakit, hingga pesawat terbang semuanya hasil temuan para ilmuwan muslim yang kemudian dikembangkan oleh para sarjana barat.
Berikut daftar penemuan para ilmuwan muslim yang menjadi pondasi peradaban modern hari ini, dikutip dari Islamic Finder, Kamis (10/8/2023).
1. Sikat Gigi
Islam tidak hanya mengajarkan ketauhidan tapi juga menjaga kebersihan dan kesehatan. Tak heran ada perintah tentang berwudhu dan mandi wajib serta anjuran-anjuran lain tentang kesehatan, seperti puasa.
Para ilmuwan islam pun telah meneliti tentang hal ini dan praktiknya bisa dilihat dari kebiasaan orang-orang Mesir zaman dahulu yang telah menggunakan miswak untuk membersihkan gigi. Jauh sebelumnya, Nabi Muhammad SAW telah memberikan contoh tentang bersiwak. Berbagai literatur hadits menyebutkan Nabi secara rutin membersihkan gigi.
Baca Juga: Perempuan Ini Koleksi 1.618 Sikat Gigi selama 30 Tahun
Abu Hurairah pernah meriwayatkan bahwa Nabi berkata, “Kalau bukan (karena takut) membebani umatku, aku akan memerintahkan mereka untuk (sikat gigi dengan) Siwak di setiap Shalat.” (Sahih Muslim).
Abu Hurairah juga meriwayatkan bahwa Nabi bersabda pada suatu hari Jumat, “Wahai umat Muslim! Allah telah menjadikan hari ini sebagai Idul Fitri untukmu, jadi mandilah dan gosok gigimu dengan siwak.” (Tabarani, Majma'uz-Zawaid)
2. Kopi
Meski kini stoknya melimpah di Brasil dan Indonesia serta popular di Eropa, ternyata kopi pertama kali ditemukan oleh orang Arab bernama Khalid di Kaffa, Ethiopia
Awalnya Khalid tidak sengaja melihat kambingnya giras setelah mengonsumsi bijian-bijian tertentu. Khalid lantas merebus buah beri ini untuk membuat al'qahwa, kopi pertama.
Pada abad ke-9 di Yaman kopi pertama kali diseduh. Kemudian, dibawa ke Kairo dan penduduk setempat jadi gila kopi. Turki menyambut kopi pada abad ke-13 dan kemudian Eropa menyeduh secangkir kopi pertamanya pada abad ke-16. Pada dasarnya, kata Arab "qahwa" berubah menjadi "kahve" Turki yang kemudian berubah menjadi "caffé" Italia dan akhirnya, menjadi kosa kata Inggris, coffee.
Lihat Juga :