Pandemi Covid-19 Berakhir, Zoom Minta Karyawan WFO

Senin, 07 Agustus 2023 - 09:38 WIB
loading...
Pandemi Covid-19 Berakhir,...
Zoom meminta seluruh karyawannya kembali bekerja di kantor. (Foto/Daily Social)
A A A
JAKARTA - Era new normal paska dicabutnya status pandemi Covid-19 berimbas pada Zoom, platform rapat online yang paling terkenal. Tak hanya nilai saham yang stagnan setelah mengalami penurunan, perusahaan bahkan meminta para karyawannya untuk kembali work from office (WFO).

Ya meskipun tidak sepekan penuh, Zoom meminta para karyawan bekerja secara hybrid, dengan datang ke kantor dua kali seminggu.

Selain itu, mereka yang wajib datang ke kantor hanyalah karyawan yang tempat tinggalnya tidak jauh dari kantor pusat Zoom di San Jose, California, Amerika Serikat. Sistem kerja ini diyakini transisi ke sistem kerja penuh secara konvensional.

"Kami percaya pendekatan hybrid seperti ini akan sangat efektif buat Zoom. Mereka yang tinggal dekat dengan kantor harus datang dan berinteraksi langsung dengan tim," ucap sumber Zoom yang dikutip Business Insider, Senin (7/8/2023).

Baca Juga: Zoom Hentikan Sementara Layanan Giphy

Zoom memiliki dua kantor pusat di Amerika yakni San Jose, California dan Denver, Colorado. Jumlah karyawan mereka saat ini lebih dari 8.400 orang.

"Sebagai perusahaan, kami dalam posisi terbaik untuk menggunakan teknologi, terus berinovasi, dan mendukung kustomer global kami," kata sumber tersebut.

Kondisi ini bertolak belakang dengan era kejayaan Zoom yang terjadi di masa pandemi Covid-19. Waktu itu nyaris semua orang memanfaatkan Zoom bekerja secara daring dan melakukan rapat kerja virtual.

Kini setelah pandemi Covid-19 berakhir dan semua orang kembali bekerja seperti sedia kala, Zoom juga ikut-ikutan memanggil seluruh karyawannya untuk kembali ke kantor.

Baca Juga: Zoom Hadirkan Fitur untuk Kebutuhan WFA

New York Post mencatat nilai saham Zoom pada 2021 anjlok dengan cepat seiring adanya pelonggaran pembatasan kerja.

"Tahun ini nilai saham mereka juga stagnan di mana para pekerja sudah kembali masuk kantor dan menyebabkan berkurangnya komunikasi virtual seperti sebelumnya," tulis New York Post.
(msf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Zoom Siap Bayar Denda...
Zoom Siap Bayar Denda Rp285 Miliar, Ini Persoalannya
Google Meet Luncurkan...
Google Meet Luncurkan Pencatat Otomatis saat Berdiskusi
Lawan Zoom dan Google...
Lawan Zoom dan Google Meet, X Luncurkan X Conference
Zoom Kini Sanggup Menampung...
Zoom Kini Sanggup Menampung Satu Juta Peserta, bisa untuk Kampanye Politik!
Saingi Microsoft Word,...
Saingi Microsoft Word, Zoom Docs Bantu Pengguna Rapat Mencatat
5 Cara Mudah Mengunduh...
5 Cara Mudah Mengunduh Aplikasi di Laptop
Mendagri: Kebijakan...
Mendagri: Kebijakan WFH Wajib Diikuti Seluruh Pemerintah Daerah
Desainer dan Kreator...
Desainer dan Kreator Lokal Perkuat Industri Fesyen Lewat Platform Digital
TikTok Hapus Konten-konten...
TikTok Hapus Konten-konten Penipuan yang Mengatasnamakan Perusahaan
Rekomendasi
Siap Uji Nyali? Ini...
Siap Uji Nyali? Ini Deretan Rekomendasi Microdrama Horor di V+Short
Berkali-kali Muncul...
Berkali-kali Muncul Korban Tenggelam, Warga Mulai Curiga Ada yang Tak Beres di Tempat Ini
SDN di NTT Dibongkar...
SDN di NTT Dibongkar untuk KDMP, Andreas PDIP: Jangan Korbankan Program Lainnya
Berita Terkini
4 Teknologi Mutakhir...
4 Teknologi Mutakhir di Piala Dunia 2026, Pesepak Bola Akan Jadi Avatar
OpenAI Luncurkan Fitur...
OpenAI Luncurkan Fitur Penguncian Perlindungan Data untuk ChatGPT
Rayakan Hari Jadi ke-30,...
Rayakan Hari Jadi ke-30, Lexar Padukan Visi Teknologi AI dan Sinergi Global
Gerhana Matahari Total...
Gerhana Matahari Total Terlama Abad Ini Akan Segera Terjadi
Ilmuwan Pastikan AI...
Ilmuwan Pastikan AI Belum Bisa Kalahkan Teori Soal Iklim
Mantap! Telkom Bagikan...
Mantap! Telkom Bagikan Dividen Saham Rp21,9 Triliun dari Hasil Buku 2025
Infografis
Ancaman Perang Kian...
Ancaman Perang Kian Nyata, 8 Negara Minta Warganya Tinggalkan Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved