Fenomena Baru, Pandemi Covid-19 Picu Pubertas Dini pada Anak Perempuan
Jum'at, 04 Agustus 2023 - 08:17 WIB
loading...
A
A
A
Dari 133 sampel pubertas dini di Italia tadi terdeteksi, sebagian besar mengalami kenaikan berat badan drastis. Sebanyak 72 kasus pubertas dini terjadi medio Januari 2016 hingga Maret 2020. Sisanya, sebanyak 61 kasus terjadi antara Maret 2020 hingga Juni 2021.
Anak-anak perempuan tadi didiagnosa mengalami pubertas dini dari perhitungan indeks massa tubuh (BMI) yang menjadi parameter perbandingan lemak tubuh dengan tinggi badan. Dari hasil wawancara, mereka menghabiskan waktu rata-rata dua jam per harinya dengan bermain gawai. Sekira 88,5 persen di antaranya sama sekali tidak melakukan aktivitas fisik.
Baca Juga: Pentingnya Pendampingan Orang Tua saat Remaja Mulai Menjalani Masa Pubertas
“Faktor yang mempengaruhi mereka hanya berkegiatan di dalam rumah di antaranya karena mengalami stres, konflik antar orangtua, masalah ekonomi hingga meningkatnya penggunaan alat pelindung tubuh," kata Maghnie.
Berbagai faktor eksternal ini membuat tubuh beradaptasi. Tubuh anak-anak ini pun menjadi lebih cepat bertumbuh.
Anak-anak perempuan tadi didiagnosa mengalami pubertas dini dari perhitungan indeks massa tubuh (BMI) yang menjadi parameter perbandingan lemak tubuh dengan tinggi badan. Dari hasil wawancara, mereka menghabiskan waktu rata-rata dua jam per harinya dengan bermain gawai. Sekira 88,5 persen di antaranya sama sekali tidak melakukan aktivitas fisik.
Baca Juga: Pentingnya Pendampingan Orang Tua saat Remaja Mulai Menjalani Masa Pubertas
“Faktor yang mempengaruhi mereka hanya berkegiatan di dalam rumah di antaranya karena mengalami stres, konflik antar orangtua, masalah ekonomi hingga meningkatnya penggunaan alat pelindung tubuh," kata Maghnie.
Berbagai faktor eksternal ini membuat tubuh beradaptasi. Tubuh anak-anak ini pun menjadi lebih cepat bertumbuh.
(msf)
Lihat Juga :