Ganggu Belajar Siswa, UNESCO Ingin Larang Penggunaan Smartphone di Lingkungan Sekolah
Kamis, 27 Juli 2023 - 22:07 WIB
loading...
UNESCO menilai penggunaan smartphone di lingkungan sekolah dapat mengganggu siswa selama proses pembelajaran. Foto/Onasa
A
A
A
JAKARTA - UNESCO menilai penggunaan smartphone di lingkungan sekolah dapat mengganggu siswa selama proses pembelajaran. Organisasi internasional di bidang pendidikan, pengetahuan, dan budaya itu pun ingin mencanangkan larangan penggunaan smartphone di lingkungan sekolah.
Sebagaimana dihimpun dari Techradar, Kamis (27/7/2023), UNESCO menyerukan kepada pemerintah di seluruh dunia untuk mengatur penggunaannya. UNESCO beralasan penggunaan smartphone secara berlebihan justru akan merusak anak.
“Revolusi digital memiliki potensi yang tak terukur, tetapi perhatian yang sama harus diberikan pada cara penggunaannya dalam pendidikan. Menggunaannya harus untuk meningkatkan pengalaman belajar dan untuk kesejahteraan siswa dan guru, bukan untuk merugikan mereka.," kata Audrey Azoulay, Direktur Jenderal UNESCO.
Baca juga; Belanda Melarang Keras Smartphone Masuk Ruang Kelas
UNESCO pada dasarnya menuduh kebanyakan negara tidak mengutamakan pelajar, dan melakukan sangat sedikit upaya untuk mengatur aspek penting dari masyarakat. UNESCO mengatakan hanya kurang dari seperempat negara yang sudah mengaturnya.
Sebagaimana dihimpun dari Techradar, Kamis (27/7/2023), UNESCO menyerukan kepada pemerintah di seluruh dunia untuk mengatur penggunaannya. UNESCO beralasan penggunaan smartphone secara berlebihan justru akan merusak anak.
“Revolusi digital memiliki potensi yang tak terukur, tetapi perhatian yang sama harus diberikan pada cara penggunaannya dalam pendidikan. Menggunaannya harus untuk meningkatkan pengalaman belajar dan untuk kesejahteraan siswa dan guru, bukan untuk merugikan mereka.," kata Audrey Azoulay, Direktur Jenderal UNESCO.
Baca juga; Belanda Melarang Keras Smartphone Masuk Ruang Kelas
UNESCO pada dasarnya menuduh kebanyakan negara tidak mengutamakan pelajar, dan melakukan sangat sedikit upaya untuk mengatur aspek penting dari masyarakat. UNESCO mengatakan hanya kurang dari seperempat negara yang sudah mengaturnya.
Lihat Juga :