Misteri Atmosfer Matahari Bersuhu Tinggi Mencapai 1 Juta Derajat Celcius Mulai Terungkap
Rabu, 26 Juli 2023 - 21:11 WIB
loading...
A
A
A
Gelombang berosilasi cepat ini menghasilkan begitu banyak energi, menurut perhitungan terbaru, sehingga dapat menjelaskan suhu atmosfer matahari bisa menjadi sangat panas. Kamera EUI mendeteksi sinar ultraviolet ekstrem berenergi tinggi yang dipancarkan oleh matahari, yang didiuga menyebabkan suhu koronal sangat tinggi.
![Misteri Atmosfer Matahari Bersuhu Tinggi Mencapai 1 Juta Derajat Celcius Mulai Terungkap]()
“Sekarang semakin banyak bukti yang muncul bahwa korona (atmosfer matahari) dapat dipanaskan oleh gelombang magnet,” kata Tom Van Doorsselaere. Struktur yang baru ditemukan dapat dilihat dalam urutan video yang diambil oleh instrumen EUI pada bulan Oktober tahun lalu.
Masing-masing osilasi magnetik, disorot dalam persegi panjang biru, hijau, dan merah, lebarnya kurang dari 10.000 kilometer. Ukuran itu cukup besar, namun jika dibandingkan dengan ukuran diameter piringan matahari sekitar 1.392.000 km, terasa cukup wajar.
Baca juga; Ini Penampakan Matahari Paling Detail, Rekam Semburan Badai Tornado Plasma
“Karena hasilnya menunjukkan peran kunci untuk osilasi cepat dalam pemanasan koronal, kami akan mencurahkan banyak perhatian kami untuk menemukan gelombang magnetik frekuensi tinggi dengan EUI,” kata David Berghmans, peneliti utama instrumen EUI dan fisikawan matahari di Royal Observatory of Belgium.

“Sekarang semakin banyak bukti yang muncul bahwa korona (atmosfer matahari) dapat dipanaskan oleh gelombang magnet,” kata Tom Van Doorsselaere. Struktur yang baru ditemukan dapat dilihat dalam urutan video yang diambil oleh instrumen EUI pada bulan Oktober tahun lalu.
Masing-masing osilasi magnetik, disorot dalam persegi panjang biru, hijau, dan merah, lebarnya kurang dari 10.000 kilometer. Ukuran itu cukup besar, namun jika dibandingkan dengan ukuran diameter piringan matahari sekitar 1.392.000 km, terasa cukup wajar.
Baca juga; Ini Penampakan Matahari Paling Detail, Rekam Semburan Badai Tornado Plasma
“Karena hasilnya menunjukkan peran kunci untuk osilasi cepat dalam pemanasan koronal, kami akan mencurahkan banyak perhatian kami untuk menemukan gelombang magnetik frekuensi tinggi dengan EUI,” kata David Berghmans, peneliti utama instrumen EUI dan fisikawan matahari di Royal Observatory of Belgium.
(wib)
Lihat Juga :