Perbedaan Ledakan Nuklir Chernobyl dengan Hiroshima dan Nagasaki
Kamis, 20 Juli 2023 - 11:10 WIB
loading...
A
A
A
Dari 134, 28 meninggal sesudahnya dan sekitar 14 kematian akibat kanker yang disebabkan oleh radiasi dalam kurun waktu 10 tahun setelah ledakan. Meskipun tidak mungkin untuk menentukan jumlah pasti kematian akibat insiden tersebut, 4.000 korban diperkirakan di negara-negara Soviet yang paling terpapar dan antara 9.000-16.000 di benua Eropa.
Perbedaan utama dari kasus bom atom Hiroshima dan Nagasaki dengan ledakan reaktor nuklir Chernobyl adalah jenis kerusakan yang ditimbulkan. Bom atom yang dijatuhkan di Hiroshima dan Nagasaki diledakkan jauh di atas permukaan tanah.
Baca juga; Pembuatan Bom Atom Hiroshima dan Nagasaki, Little Boy dan Fat Man Gunakan Bahan Berbeda
Kondisi ini memaksimalkan hasil ledakan, menyebabkan kerusakan langsung yang lebih besar, tetapi juga mengurangi tingkat radiasi. Sebaliknya, ledakan di Chernobyl, jauh lebih kecil dan terjadi di permukaan tanah, namun melontarkan lebih dari 400 kali lebih banyak bahan radioaktif ke atmosfer dan meninggalkan bongkahan besar puing-puing nuklir.
Dikutip dari laman ifl science, Kamis (20/7/2023), perbedaan lain terletak pada jumlah bahan fisil yang digunakan. Sebagian besar senjata nuklir dan reaktor nuklir menggunakan uranium yang diperkaya yang mengandung konsentrasi tinggi isotop uranium-235 (U-235).
![Perbedaan Ledakan Nuklir Chernobyl dengan Hiroshima dan Nagasaki]()
Pembangkit listrik tenaga nuklir di Chernobyl, Ukraina.
Isotop khusus ini membentuk bahan bakar untuk reaktor dan merupakan bahan yang membuat bom meledak. Ini dicapai melalui fisi, di mana neutron digunakan untuk memisahkan atom U-235, yang membebaskan energi dalam jumlah besar.
Perbedaan utama dari kasus bom atom Hiroshima dan Nagasaki dengan ledakan reaktor nuklir Chernobyl adalah jenis kerusakan yang ditimbulkan. Bom atom yang dijatuhkan di Hiroshima dan Nagasaki diledakkan jauh di atas permukaan tanah.
Baca juga; Pembuatan Bom Atom Hiroshima dan Nagasaki, Little Boy dan Fat Man Gunakan Bahan Berbeda
Kondisi ini memaksimalkan hasil ledakan, menyebabkan kerusakan langsung yang lebih besar, tetapi juga mengurangi tingkat radiasi. Sebaliknya, ledakan di Chernobyl, jauh lebih kecil dan terjadi di permukaan tanah, namun melontarkan lebih dari 400 kali lebih banyak bahan radioaktif ke atmosfer dan meninggalkan bongkahan besar puing-puing nuklir.
Dikutip dari laman ifl science, Kamis (20/7/2023), perbedaan lain terletak pada jumlah bahan fisil yang digunakan. Sebagian besar senjata nuklir dan reaktor nuklir menggunakan uranium yang diperkaya yang mengandung konsentrasi tinggi isotop uranium-235 (U-235).

Pembangkit listrik tenaga nuklir di Chernobyl, Ukraina.
Isotop khusus ini membentuk bahan bakar untuk reaktor dan merupakan bahan yang membuat bom meledak. Ini dicapai melalui fisi, di mana neutron digunakan untuk memisahkan atom U-235, yang membebaskan energi dalam jumlah besar.
Lihat Juga :