Ramalan Jayabaya Akeh Udan Salamongso Punya Kemiripan dengan El Nino 2023
Senin, 10 Juli 2023 - 17:32 WIB
loading...
A
A
A
Sebelumnya, Organisasi Meteorologi Dunia (WMO) mengkonfirmasi fenomena iklim El Nino yang menyebabkan cuaca ektrem telah dimulai.
Seperti dilansir dari Conversations, meskipun suhu tropis Atlantik dan Samudra Pasifik sering kali menjadi dasar prakiraan badai musiman yang tepat, ada beberapa faktor lain yang perlu dipertimbangkan dan dipantau.
Pantai Atlantik seharusnya mendukung El Nino untuk berkembang sesuai perkiraan karena peristiwa semacam itu sering kali mengurangi dampak badai di sana.
Jika tahun ini Samudra Atlantik yang diperkirakan menghangat malah berpasangan dengan La Nina kebalikan dari El Nino( dinginnya perairan tropis Pasifik)–maka hal itu dapat menyebabkan terjadinya musim aktif yang memecahkan rekor.
Dua faktor lain juga penting. Osilasi Madden-Julian (Madden-Julian Oscillation), sebuah pola awan dan curah hujan yang bergerak ke arah timur melalui daerah tropis dalam skala waktu 30 hingga 90 hari, dapat mendorong atau menekan pembentukan badai tropis.
Seperti dilansir dari Conversations, meskipun suhu tropis Atlantik dan Samudra Pasifik sering kali menjadi dasar prakiraan badai musiman yang tepat, ada beberapa faktor lain yang perlu dipertimbangkan dan dipantau.
Pantai Atlantik seharusnya mendukung El Nino untuk berkembang sesuai perkiraan karena peristiwa semacam itu sering kali mengurangi dampak badai di sana.
Jika tahun ini Samudra Atlantik yang diperkirakan menghangat malah berpasangan dengan La Nina kebalikan dari El Nino( dinginnya perairan tropis Pasifik)–maka hal itu dapat menyebabkan terjadinya musim aktif yang memecahkan rekor.
Dua faktor lain juga penting. Osilasi Madden-Julian (Madden-Julian Oscillation), sebuah pola awan dan curah hujan yang bergerak ke arah timur melalui daerah tropis dalam skala waktu 30 hingga 90 hari, dapat mendorong atau menekan pembentukan badai tropis.
(wbs)
Lihat Juga :