Berteknologi Autopilot, Masinis Tetap Jadi Kunci Utama di Kereta Cepat Jakarta-Bandung

Kamis, 06 Juli 2023 - 07:55 WIB
loading...
Berteknologi Autopilot,...
Kereta Cepat Jakarta-Bandung. FOTO/ DOK SINDOnews
A A A
JAKARTA - 18 Agustus 2023 mendatang Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB) bakal segera beroperasi. Hal ini menandakan sistem perkeretaan Indonesia jadi lebih maju.

BACA JUGA - Rumitnya Pembiayaan Proyek Kereta Cepat Jakarta Bandung

Kereta berkecepatan tinggi identik dengan penggunaan teknologi fitur ‘autopilot seperti pesawat

Seperti dilansir dari Forum Quora, disebutkan pensinyalan kereta klasik menggunakan rambu dan sinyal sisi rel untuk memberi tahu masinis, apakah aman untuk melanjutkan perjalanan dan dengan kecepatan berapa.

Hal tersebut bekerja dengan baik hingga kereta melesat sekitar 160 km per jam, tetapi ketika sinyal diperbesar hingga 300 km per jam, maka tanda sinyal menjadi sulit dikenali.

Juga pada kecepatan seperti itu kereta membutuhkan beberapa kilometer untuk berhenti, dan itu jauh lebih lama daripada jarak berhenti yang biasanya diperhitungkan dalam sistem persinyalan.

Oleh karena itu rel kecepatan tinggi menggunakan jenis persinyalan yang berbeda. Misalnya, dalam sistem LZB Jerman, informasi terus dikirimkan ke kereta melalui kabel yang terpasang di tengah rel.

Sistem ini secara terus-menerus memberikan masinis kecepatan target dan jarak yang diharapkan untuk mencapainya.

Sistem ini juga memberikan peringatan suara kepada masinis kapan diperlukan perlambatan diperlukan dan mengerem secara otomatis jika masinis tidak mematuhi batas kecepatan.

Dari hal di atas, komputer dapat memberi kendali penuh atas kecepatan kereta, dan opsi itu tersedia.

Berkaca pada perkeretaapian Jerman menunjukkan bahwa masinis lebih baik dalam mengendalikan kereta daripada komputer.

Masinis dapat mengetahui gambaran yang lebih besar tentang rute yang mereka kendarai dan dapat membuat keputusan.

Jadi kontrol kecepatan “autopilot” benar-benar hanya mengambil sebagian kecil dari beban kerja masinis, dan masinis tetap sangat diperlukan untuk mengatur banyak aspek lain dari pengoperasian kereta api.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ilmuwan Mengembangkan...
Ilmuwan Mengembangkan Jaket Penghasil Air dari Udara Sekitar
Perang Rusia-Ukraina...
Perang Rusia-Ukraina Memicu Perlombaan Senjata AI
NASA Temukan Sesuatu...
NASA Temukan Sesuatu yang Misterius saat Perubahan Waktu Siang ke Malam
Israel Temukan Batu...
Israel Temukan Batu Suci Berusia 2.700 Tahun yang Tertulis dalam Alkitab
Facebook Luncurkan Mode...
Facebook Luncurkan Mode Pencarian AI, Begini Cara Pakainya
NASA Temukan Planet...
NASA Temukan Planet Raksasa dengan Suhu seperti di Bumi dan Dipenuhi Gas Metana
Bangun BRT Metropolitan...
Bangun BRT Metropolitan Cekungan Bandung, Brantas Abipraya Dukung Transformasi Transportasi
KSP Dudung Cek Progres...
KSP Dudung Cek Progres MRT Jakarta Fase 2A, Siap Beroperasi 2027
Harga Tiket Whoosh Pakai...
Harga Tiket Whoosh Pakai Skema Dinamis Sambut Libur Sekolah Plus Long Weekend, Termurah Rp250 Ribu
Rekomendasi
Sinopsis Microdrama...
Sinopsis Microdrama Fall Into Sweet Trap di V+Short, Nikah Kontrak Berujung Cinta
Bill Gates Ngaku Jadi...
Bill Gates Ngaku Jadi Korban Epstein, tapi Fakta Berbicara Lain
Jaga Masa Depan, Pureco...
Jaga Masa Depan, Pureco dan LindungiHutan Tanam 300 Mangrove di Wonorejo
Berita Terkini
Google dan A24 Berkolaborasi...
Google dan A24 Berkolaborasi Kembangkan Teknologi AI di Industri Film
Tanda-tanda Ponsel Anda...
Tanda-tanda Ponsel Anda sedang Diawasi yang Perlu Diketahui
Ilmuwan Mengembangkan...
Ilmuwan Mengembangkan Jaket Penghasil Air dari Udara Sekitar
Gandeng PT Samafitro,...
Gandeng PT Samafitro, Hytera Perkuat Jaringan Komunikasi Profesional di Indonesia
Pergeseran domino dari...
Pergeseran domino dari Game HP Jadi Turnamen Pro Berhadiah Ratusan Juta
Aliansi Intelijen Keluarkan...
Aliansi Intelijen Keluarkan Peringatan Mendesak tentang Risiko yang Ditimbulkan AI
Infografis
Pemprov DKI Jakarta...
Pemprov DKI Jakarta Larang Ondel-ondel Digunakan untuk Ngamen di Jalanan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved