Ilmuwan Temukan Fenomena Langka Peternakan Gurita di Laut Dalam

Senin, 03 Juli 2023 - 07:14 WIB
loading...
Ilmuwan Temukan Fenomena...
Ilmuwan menemukan peternakan gurita di laut Kostarika, menyaksikan bayi gurita menetas saat menjelajahi gunung laut dalam. Foto: dok Schmidt Ocean Institute
A A A
KOSTARIKA - Ilmuwan baru saja menemukan fenomena langka deep-sea octopus nursery atau peternakan gurita laut dalam. Begitu langkanya fenomena ini, tercatat baru ada ketiga di dunia.

Menariknya lagi, fenomena deep-sea octopus nursery ini ditemukan di daerah yang sebelumnya dianggap "tidak ramah" bagi bayi gurita muda. Tepatnya, di lepas pantai Kosta Rika. Jadi, mulanya hampir mustahil hal tersebut terjadi.

Penemuan ilmuwan Schmidt Ocean Institute itu memang tidak sengaja. Tepatnya, saat mereka sedang melakukan ekspedisi 19 hari mempelajari keanekaragaman hayati gunung di laut dalam Kostarika.

Ternyata, tim yang terdiri dari 18 ilmuwan internasional menemukan peternakan gurita di lubang hidrotermal bersuhu rendah sekitar 9.000 kaki di bawah permukaan laut.

Para ilmuwan menggunakan robot bawah air, ROV SuBastian, untuk mengamati gunung bawah laut dan bayi gurita.

Fenomena Langka
Ilmuwan Temukan Fenomena Langka Peternakan Gurita di Laut Dalam

Deep-sea octopus adalah kelompok gurita yang hidup di perairan dalam yang terpencil dan gelap. Mereka memiliki siklus hidup yang unik, di mana betina akan menetaskan telur dan merawatnya. Pada umumnya, deep-sea octopus betina akan mencari area yang aman di dasar laut yang cocok sebagai tempat penetasan telur mereka.

Ilmuwan Temukan Fenomena Langka Peternakan Gurita di Laut Dalam

Seperti namanya, deep-sea octopus nursery terletak di kedalaman laut yang jauh, biasanya ratusan hingga ribuan meter di bawah permukaan laut. Deep-sea octopus nursery biasanya ditemukan di lingkungan yang kaya akan sumber daya makanan dan tempat perlindungan yang memadai.

Sebagai contoh, gunung bawah laut (seamounts) atau daerah sekitar sumber hidrotermal dapat menjadi habitat yang ideal bagi deep-sea octopus. Tempat-tempat ini menawarkan makanan berlimbah dan struktur fisik beragam untuk bersembunyi dan melindungi telur-telur mereka dari predator.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Gurita Biru Kehijauan...
Gurita Biru Kehijauan Langka Ditemukan di Dasar Laut Galapagos
Fenomena Ledakan Gurita...
Fenomena Ledakan Gurita Langka Melanda Perairan Inggris
Gurita Dilatih Bermain...
Gurita Dilatih Bermain Piano dan Berhasil, Berikut Aksinya
Kura-kura Galapagos...
Kura-kura Galapagos Tertua Mati pada Usia 141 Tahun
Spesies Kodok Langka...
Spesies Kodok Langka Ditemukan Bisa Melahirkan Lebih dari 100 Bayi
Spesies Baru Laba-laba...
Spesies Baru Laba-laba dengan Jenis Kelamin Ganda Ditemukan
Mengapa Kunang-Kunang...
Mengapa Kunang-Kunang Semakin Sulit Ditemukan? Pakar IPB Ungkap Penyebabnya
Peneliti UNEJ Ungkap...
Peneliti UNEJ Ungkap Keunikan Puyuh Gonggong, Fauna Endemik Jember yang Rentan Punah
Berburu Senja dan Primata...
Berburu Senja dan Primata Mungil Menggemaskan di Bukit Peramun Belitung
Rekomendasi
Update! 36 Kapolda Se-Indonesia...
Update! 36 Kapolda Se-Indonesia usai Pelantikan oleh Kapolri Juli 2026, Ini Nama-namanya
Bittime Kantongi Izin...
Bittime Kantongi Izin Perdagangan Futures Pertama di Era Pengawasan Kripto OJK
Istri Sirinya Mau Lahiran,...
Istri Sirinya Mau Lahiran, Vicky Prasetyo Minta Doa
Berita Terkini
OnePlus Tersingkir dari...
OnePlus Tersingkir dari AS, Apple dan Samsung Untung Besar
Universitas di AS Membatasi...
Universitas di AS Membatasi Mahasiswa Baru Menggunakan AI
Industri Musik Meluncurkan...
Industri Musik Meluncurkan Label AI untuk Melindungi Orisinalitas
Kamera iPhone 17 Pro...
Kamera iPhone 17 Pro Max vs Samsung Galaxy S26, Pilih Mana?
Teknologi Referee View...
Teknologi Referee View Ubah Pengalaman Menonton Piala Dunia FIFA 2026
Kapasitas Baterai iPhone...
Kapasitas Baterai iPhone Lipat Terungkap Secara Tak Terduga
Infografis
Ilmuwan Klaim Temukan...
Ilmuwan Klaim Temukan Bukti Peradaban Kuno di Planet Mars
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved