Aktivitas 2 Lempeng Bumi Ini Diprediksi Jadi Pemicu Gempa Magnitudo 6,4 Yogyakarta Hari Ini
Jum'at, 30 Juni 2023 - 21:43 WIB
loading...
A
A
A
“Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempabumi memiliki mekanisme pergerakan naik ( thrust fault ).”
Lempeng Indo-Australia mempunyai luasan sekitar 58,9 juta kilometer persegi. Kemudian, Lempeng Indo-Australia dibentuk dari unifikasi lempeng antara lempeng Australia dan lempeng India selama jutaan tahun silam.
Di wilayah Indonesia, Lempeng Indo-Australia berada di bagian timur, yaitu pulau Papua dan juga pulau Nusa Tenggara Timur saling berhubungan satu sama lain, dengan Lempeng Eurasia di sebelah barat dan di sebelah utara bertemu dengan Lempeng Pasifik.
Lempeng ini memiliki luas sekitar 67,8 juta kilometer persegi. Saking luasnya, lempeng ini masuk ke dalam lempeng terbesar ketiga di dunia.
Hampir seluruh wilayah benua Eropa dan Asia berada di lempeng yang satu ini.
Hingga saat ini, Eurasia menjadi lempeng yang paling aktif dalam hal geologi.
Akibatnya, di daerah yang dilewati lempeng ini sering terjadi kejadian gunung berapi dan gempa bumi.
1. Lempeng Indo-Australia
Lempeng Indo-Australia mempunyai luasan sekitar 58,9 juta kilometer persegi. Kemudian, Lempeng Indo-Australia dibentuk dari unifikasi lempeng antara lempeng Australia dan lempeng India selama jutaan tahun silam.
Di wilayah Indonesia, Lempeng Indo-Australia berada di bagian timur, yaitu pulau Papua dan juga pulau Nusa Tenggara Timur saling berhubungan satu sama lain, dengan Lempeng Eurasia di sebelah barat dan di sebelah utara bertemu dengan Lempeng Pasifik.
2. Lempeng Eurasia
Lempeng ini memiliki luas sekitar 67,8 juta kilometer persegi. Saking luasnya, lempeng ini masuk ke dalam lempeng terbesar ketiga di dunia.
Hampir seluruh wilayah benua Eropa dan Asia berada di lempeng yang satu ini.
Hingga saat ini, Eurasia menjadi lempeng yang paling aktif dalam hal geologi.
Akibatnya, di daerah yang dilewati lempeng ini sering terjadi kejadian gunung berapi dan gempa bumi.
(wbs)
Lihat Juga :