Arab Saudi Jadi Pemegang Saham Terbesar Nintendo, Kok Bisa?
Selasa, 27 Juni 2023 - 19:14 WIB
loading...
A
A
A
Savvy juga berekspansi ke sektor game China dengan investasi USD260 juta di Tencent Holdings Ltd yang biasa menggelar berbagai kejuaraan esports.
Menurut data arsip, pembelian saham Nintendo dilakukan oleh PIF untuk tujuan investasi. Sayangnya, baik Nintendo maupun PIF menolak berkomentar.
“Sulit untuk melawan PIF karena mereka punya uang yang sangat banyak,” ujar analis UBS Kenji Fukuyama. “Dana tersebut jadi suntikan segar bagi Nintendo dan dapat menopang saham mereka,” tambahnya.
Ternyata, Nintendo bukan satu-satunya perusahaan Jepang yang disuntik dana oleh PIF dengan threshold diatas 5%. Tapi sudah jadi perusahaan Jepang ketiga termasuk Nexon Co. dan Capcom Co. pada 2022.
Menurut data yang dikumpulkan oleh Bloomberg, portofolio PIF sudah menyebar ke perusahaan seperti Activision Blizzard Inc., Electronic Arts Inc., Take-Two Interactive Software Inc. dan Koei Tecmo Holdings Co.
“Investasi di Nintendo, serta investasi di berbagai perusahaan game di seluruh dunia, adalah bagian dari proyek jangka panjang Arab Saudi untuk mengurangi ketergantungan pada minyak,” kata konsultan Akira Takatoriya.
Menurut data arsip, pembelian saham Nintendo dilakukan oleh PIF untuk tujuan investasi. Sayangnya, baik Nintendo maupun PIF menolak berkomentar.
“Sulit untuk melawan PIF karena mereka punya uang yang sangat banyak,” ujar analis UBS Kenji Fukuyama. “Dana tersebut jadi suntikan segar bagi Nintendo dan dapat menopang saham mereka,” tambahnya.
Ternyata, Nintendo bukan satu-satunya perusahaan Jepang yang disuntik dana oleh PIF dengan threshold diatas 5%. Tapi sudah jadi perusahaan Jepang ketiga termasuk Nexon Co. dan Capcom Co. pada 2022.
Menurut data yang dikumpulkan oleh Bloomberg, portofolio PIF sudah menyebar ke perusahaan seperti Activision Blizzard Inc., Electronic Arts Inc., Take-Two Interactive Software Inc. dan Koei Tecmo Holdings Co.
“Investasi di Nintendo, serta investasi di berbagai perusahaan game di seluruh dunia, adalah bagian dari proyek jangka panjang Arab Saudi untuk mengurangi ketergantungan pada minyak,” kata konsultan Akira Takatoriya.
Lihat Juga :