Hiu Megalodon Raksasa Punah Akibat Berdarah Panas
Selasa, 27 Juni 2023 - 16:19 WIB
loading...
Sebuah analisis baru dari gigi yang ditinggalkan oleh megalodon menunjukkan bahwa hiu raksasa yang telah punah itu berdarah panas. Foto/Science Alert
A
A
A
CALIFORNIA - Megalodon (Otodus megalodon) yang pernah hidup sekitar 23 hingga 3,6 juta tahun lalu diperkirakan punah akibat berdarah panas. Suhu tubuhnya yang lebih tinggi dari lingkungan sekitarnya membuat Megalodon tidak bisa bertahan ketika terjadi pendinginan global pada periode Pliosen.
Sebuah analisis baru dari gigi yang ditinggalkan oleh megalodon menunjukkan bahwa hiu raksasa yang telah punah itu setidaknya sebagian berdarah panas, seperti beberapa hiu saat ini. Sifat biologis ini memberi predator keunggulan sebagai pemburu untuk bergerak cepat, namun rentan terhadap perubahan iklim.
“Hasil penelitian kami menunjukkan bahwa megalodon memiliki suhu tubuh yang lebih hangat dibandingkan dengan lingkungan sekitar dan spesies hiu lain yang hidup berdampingan,” kata Michael Griffiths, ahli geokimia dari Universitas William Paterson dikutip SINDOnews dari laman Science Alert, Selasa (27/6/2023).
Baca juga; Penyebab Hiu Megalodon Punah, Ini Fakta-faktanya
Analisis oleh para ilmuwan lingkungan mengungkapkan bahwa hiu yang menakutkan itu berdarah panas dan dapat mengatur suhu tubuhnya. Berdasarkan analisis enamel gigi, para peneliti menemukan spesies purba tersebut dapat mempertahankan suhu tubuh sekitar 7 derajat Celcius lebih hangat daripada air di sekitarnya.
Sebuah analisis baru dari gigi yang ditinggalkan oleh megalodon menunjukkan bahwa hiu raksasa yang telah punah itu setidaknya sebagian berdarah panas, seperti beberapa hiu saat ini. Sifat biologis ini memberi predator keunggulan sebagai pemburu untuk bergerak cepat, namun rentan terhadap perubahan iklim.
“Hasil penelitian kami menunjukkan bahwa megalodon memiliki suhu tubuh yang lebih hangat dibandingkan dengan lingkungan sekitar dan spesies hiu lain yang hidup berdampingan,” kata Michael Griffiths, ahli geokimia dari Universitas William Paterson dikutip SINDOnews dari laman Science Alert, Selasa (27/6/2023).
Baca juga; Penyebab Hiu Megalodon Punah, Ini Fakta-faktanya
Analisis oleh para ilmuwan lingkungan mengungkapkan bahwa hiu yang menakutkan itu berdarah panas dan dapat mengatur suhu tubuhnya. Berdasarkan analisis enamel gigi, para peneliti menemukan spesies purba tersebut dapat mempertahankan suhu tubuh sekitar 7 derajat Celcius lebih hangat daripada air di sekitarnya.
Lihat Juga :