7 Profesi yang Paling Dicari di Dark Web, Gaji Mulai Rp20 Juta
Selasa, 20 Juni 2023 - 23:07 WIB
loading...
Ada banyak profesi yang dicari di dark web dengan jumlah gaji yang beragam, bahkan mencapai ratusan juta. Foto: dok Adobe Stock
A
A
A
JAKARTA - Sejumlah profesi seperti developer hingga hacker ternyata banyak dicari di dark web . Gajinya gede, tapi jangan tanya pekerjaan apa yang harus dilakukan.
Dark web adalah bagian dari internet yang tidak diindeks oleh mesin pencari. Sebagian besar orang mengaitkan dark web dengan aktivitas kriminal. Ternyata, di dark web itu banyak orang yang juga mencari dan mendapatkan pekerjaan.
Tim Intelijen Jejak Digital Kaspersky menganalisis 200.000 iklan pekerjaan dari 2020-2022 dan berhasil menemukan sejumlah profesi yang jadi favorit atau terpopuler di dark web.
“Para ahli menemukan pengembang (developer), penyerang, dan desainer adalah profesi yang paling dicari di komunitas penjahat dunia maya,” tulis keterangan mereka.
Lalu, apa saja yang harus mereka kerjakan? Berdasarkan Digital Footprint Intelligence, kualifikasi pekerjaan termasuk membuat halaman malware dan phishing, membahayakan infrastruktur perusahaan, meretas aplikasi web dan seluler, dan sejumlah peran lainnya.
Tingkat pendapatan rata-rata yang ditawarkan kepada profesional TI bervariasi antara USD1.300 (Rp20 juta) dan USD4.000 (Rp60 juta) per bulan.
Dark web adalah bagian dari internet yang tidak diindeks oleh mesin pencari. Sebagian besar orang mengaitkan dark web dengan aktivitas kriminal. Ternyata, di dark web itu banyak orang yang juga mencari dan mendapatkan pekerjaan.
Tim Intelijen Jejak Digital Kaspersky menganalisis 200.000 iklan pekerjaan dari 2020-2022 dan berhasil menemukan sejumlah profesi yang jadi favorit atau terpopuler di dark web.
“Para ahli menemukan pengembang (developer), penyerang, dan desainer adalah profesi yang paling dicari di komunitas penjahat dunia maya,” tulis keterangan mereka.
Lalu, apa saja yang harus mereka kerjakan? Berdasarkan Digital Footprint Intelligence, kualifikasi pekerjaan termasuk membuat halaman malware dan phishing, membahayakan infrastruktur perusahaan, meretas aplikasi web dan seluler, dan sejumlah peran lainnya.
Tingkat pendapatan rata-rata yang ditawarkan kepada profesional TI bervariasi antara USD1.300 (Rp20 juta) dan USD4.000 (Rp60 juta) per bulan.
Lihat Juga :