Peneliti Temukan DNA Monyet Hijau pada Vaksin Covid-19 mRNA
Selasa, 13 Juni 2023 - 15:30 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Serbuan Vaksin Covid-19 Dorong Kepercayaan terhadap Vaksin
"Bahkan jika modifikasi genetik tidak terjadi, fakta bahwa Anda memasukkan DNA asing ke dalam sel Anda menimbulkan risiko di dalam dan dari dirinya sendiri. Ekspresi parsial dapat terjadi," sambungnya.
Transfeksi sitoplasma juga dapat memungkinkan manipulasi genetik, karena nukleus membongkar dan menukar komponen seluler dengan sitosol selama pembelahan sel.
Bagaimana virus simian (monyet) ini masuk ke populasi manusia? Menurut almarhum Dr. Maurice Hilleman, seorang pengembang vaksin terkemuka, Merck secara tidak sengaja melepaskan virus melalui vaksin polio mereka.
Baca juga: Penelitian Vaksin Covid-19 Diintai Intelijen
Tidak jelas persis kapan SV40 dihilangkan dari vaksin polio. Waktunya juga bervariasi dari satu negara ke negara lain. Misalnya, vaksin polio yang terkontaminasi SV40 diberikan di Italia baru-baru ini pada tahun 1999.
"Pada tahun 1963, otoritas AS memutuskan untuk beralih ke monyet hijau Afrika, sebagai uji coba," pungkasnya.
"Bahkan jika modifikasi genetik tidak terjadi, fakta bahwa Anda memasukkan DNA asing ke dalam sel Anda menimbulkan risiko di dalam dan dari dirinya sendiri. Ekspresi parsial dapat terjadi," sambungnya.
Transfeksi sitoplasma juga dapat memungkinkan manipulasi genetik, karena nukleus membongkar dan menukar komponen seluler dengan sitosol selama pembelahan sel.
Bagaimana virus simian (monyet) ini masuk ke populasi manusia? Menurut almarhum Dr. Maurice Hilleman, seorang pengembang vaksin terkemuka, Merck secara tidak sengaja melepaskan virus melalui vaksin polio mereka.
Baca juga: Penelitian Vaksin Covid-19 Diintai Intelijen
Tidak jelas persis kapan SV40 dihilangkan dari vaksin polio. Waktunya juga bervariasi dari satu negara ke negara lain. Misalnya, vaksin polio yang terkontaminasi SV40 diberikan di Italia baru-baru ini pada tahun 1999.
"Pada tahun 1963, otoritas AS memutuskan untuk beralih ke monyet hijau Afrika, sebagai uji coba," pungkasnya.
(san)
Lihat Juga :