Kualitas Udara Jakarta Sedang Tidak Sehat, Diimbau Tetap Gunakan Masker
Jum'at, 02 Juni 2023 - 08:19 WIB
loading...
A
A
A
Untuk mengukur kualitas udara di berbagai wilayah di Indonesia, pemerintah telah menentukan Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) sesuai Keputusan Menteri Negara Lingkungan Hidup Nomor: KEP 45/MENLH/1997 tentang Indeks Standar Pencemar Udara.
Parameter Kualitas Udara Indeks Standar Pencemar Udara adalah angka yang tidak mempunyai satuan yang menggambarkan kondisi kualitas udara ambien di lokasi dan waktu tertentu yang didasarkan kepada dampak terhadap kesehatan manusia, nilai estetika dan makhluk hidup lainnya.
Berikut parameter Indeks kualitas udara:
1. Baik (0-50) : Tingkat kualitas udara tidak memberikan efek buruk bagi kesehatan manusia atau hewan.
2. Sedang (51-100) : Tingkat kualitas udara tidak memberikan efek buruk bagi kesehatan manusia atau hewan, namun mempengaruhi tumbuhan yang sensitif dan nilai estetika.
3. Tidak Sehat (101-199): Tingkat kualitas udara merugikan manusia dan kelompok hewan yang sensitif, serta menimbulkan kerusakan pada tumbuhan ataupun nilai estetika.
4. Sangat Tidak Sehat (200-299) : Tingkat kualitas udara dapat merugikan kesehatan pada beberapa segmen populasi yang terpapar.
Parameter Kualitas Udara Indeks Standar Pencemar Udara adalah angka yang tidak mempunyai satuan yang menggambarkan kondisi kualitas udara ambien di lokasi dan waktu tertentu yang didasarkan kepada dampak terhadap kesehatan manusia, nilai estetika dan makhluk hidup lainnya.
Berikut parameter Indeks kualitas udara:
![Kualitas Udara Jakarta Sedang Tidak Sehat, Diimbau Tetap Gunakan Masker]()
1. Baik (0-50) : Tingkat kualitas udara tidak memberikan efek buruk bagi kesehatan manusia atau hewan.
2. Sedang (51-100) : Tingkat kualitas udara tidak memberikan efek buruk bagi kesehatan manusia atau hewan, namun mempengaruhi tumbuhan yang sensitif dan nilai estetika.
3. Tidak Sehat (101-199): Tingkat kualitas udara merugikan manusia dan kelompok hewan yang sensitif, serta menimbulkan kerusakan pada tumbuhan ataupun nilai estetika.
4. Sangat Tidak Sehat (200-299) : Tingkat kualitas udara dapat merugikan kesehatan pada beberapa segmen populasi yang terpapar.
Lihat Juga :