Gletser Greenland Terus Mencair, Tiga Kali Lebih Cepat dari Tahun 1900-an
Senin, 29 Mei 2023 - 19:14 WIB
loading...
A
A
A
"Penelitian sebelumnya menggunakan data satelit menunjukkan gletser di Greenland bisa kehilangan antara 19% dan 28% volumenya pada tahun 2100," ujar Dr Clare Boston, dari School of the Environment, Geography and Geosciences di University of Portsmouth.
Senada dengan Dr Clare, Dr Jonathan Carrivick, dari School of Geography di Universitas Leeds mengatakan bahwa lelehan es di Greenland ini menempati peringkat sebagai sumber air lelehan terbesar kedua setelah Alaska.
Menurutnya, ini memiliki implikasi yang sangat besar pada manusia, dengan perubahan gletser akan memberi dampak langsung pada kegiatan ekonomi perikanan, pertambangan dan tenaga air, serta mempengaruhi kesehatan dan perilaku manusia.
"Dampak limpasan air lelehan dari Greenland ke Atlantik Utara melampaui kenaikan permukaan laut global, memengaruhi sirkulasi samudra Atlantik Utara, pola iklim Eropa, dan kualitas air fyord Greenland dan ekosistem laut," lanjutnya.
Para ilmuwan berharap dengan diketahuinya penyusutan glester, akan memberi kesempatan yang lebih baik bagi umat manusia untuk memprediksi bagaimana nantinya mereka akan menjalani hidup di masa depan.
Senada dengan Dr Clare, Dr Jonathan Carrivick, dari School of Geography di Universitas Leeds mengatakan bahwa lelehan es di Greenland ini menempati peringkat sebagai sumber air lelehan terbesar kedua setelah Alaska.
Menurutnya, ini memiliki implikasi yang sangat besar pada manusia, dengan perubahan gletser akan memberi dampak langsung pada kegiatan ekonomi perikanan, pertambangan dan tenaga air, serta mempengaruhi kesehatan dan perilaku manusia.
"Dampak limpasan air lelehan dari Greenland ke Atlantik Utara melampaui kenaikan permukaan laut global, memengaruhi sirkulasi samudra Atlantik Utara, pola iklim Eropa, dan kualitas air fyord Greenland dan ekosistem laut," lanjutnya.
Para ilmuwan berharap dengan diketahuinya penyusutan glester, akan memberi kesempatan yang lebih baik bagi umat manusia untuk memprediksi bagaimana nantinya mereka akan menjalani hidup di masa depan.
Lihat Juga :