Program Roket SLS NASA Molor 6 Tahun, Anggaran Bengkak Rp89 Miliar
Senin, 29 Mei 2023 - 18:28 WIB
loading...
A
A
A
Roket itu juga menggunakan penguat roket padat yang disediakan oleh Northrop Grumman. Namun, teknologi yang lebih tua tidak membantu anggaran seperti yang diharapkan NASA.
“Peningkatan ini disebabkan oleh masalah yang saling terkait seperti asumsi bahwa penggunaan teknologi warisan dari Space Shuttle and Constellation Program diharapkan menghasilkan penghematan biaya dan jadwal yang signifikan dibandingkan dengan mengembangkan sistem baru untuk SLS,” kata audit tersebut.
Misalnya, hanya 5 dari 16 adaptasi mesin yang telah diselesaikan, dan peningkatan ruang lingkup dan biaya juga telah mencapai kontrak booster. Yang terakhir telah menjadi masalah terbesar, meningkat dari USD2,5 miliar menjadi USD4,4 miliar sejak Artemis diumumkan, dan menunda jadwal selama lima tahun.
Baca juga; 3 Roket Tercanggih Buatan NASA, Nomor Terakhir Akan Diluncurkan Pada Program Artemis
"Namun, kompleksitas pengembangan, pemutakhiran, dan pengintegrasian sistem baru bersama dengan komponen warisan terbukti jauh lebih besar daripada yang diperkirakan,” lanjut keterangan Inspektorat NASA.
“Peningkatan ini disebabkan oleh masalah yang saling terkait seperti asumsi bahwa penggunaan teknologi warisan dari Space Shuttle and Constellation Program diharapkan menghasilkan penghematan biaya dan jadwal yang signifikan dibandingkan dengan mengembangkan sistem baru untuk SLS,” kata audit tersebut.
Misalnya, hanya 5 dari 16 adaptasi mesin yang telah diselesaikan, dan peningkatan ruang lingkup dan biaya juga telah mencapai kontrak booster. Yang terakhir telah menjadi masalah terbesar, meningkat dari USD2,5 miliar menjadi USD4,4 miliar sejak Artemis diumumkan, dan menunda jadwal selama lima tahun.
Baca juga; 3 Roket Tercanggih Buatan NASA, Nomor Terakhir Akan Diluncurkan Pada Program Artemis
"Namun, kompleksitas pengembangan, pemutakhiran, dan pengintegrasian sistem baru bersama dengan komponen warisan terbukti jauh lebih besar daripada yang diperkirakan,” lanjut keterangan Inspektorat NASA.
Lihat Juga :