Ungkap Ular Naga Nabau Kalimantan, Arkeolog Teliti Fosil Najash

Sabtu, 27 Mei 2023 - 21:53 WIB
loading...
Ungkap Ular Naga Nabau...
Kerabat ular Naga Nabau yang identik dengan Titanoboa. FOTO/ FREEPIK
A A A
LIMA - Mahkluk mitologi ular Naga Nabau hingga kini masih menjadi misteri. Mahkluk diduga memiliki bentuk tubuh sangat besar dan Suku Dayak mengangap ular tersebut Naga penunggu Hutan Kalimatan.

BACA JUGA - Yacumama Penunggu Sungai Amazon yang Identik dengan Nabau di Kalimantan

Dan akhirnya, arkeolog berhasil menguaknya dari sebuah fosil istimewa yang digali dapat menunjukkan pandangan luar biasa akan evolusi sekelompok organisme.

Kali ini, fosil yang digali merupakan tulang tengkorak seekor ular purba yang memiliki tungkai belakang mirip kaki, Najash rionegrina dan dipublikasikan dalam jurnal Science Advances Sabtu (27/5/2023).

Fosil ini dan beberapa fosil lainnya membantu menjawab pertanyaan selama ini mengenai asal usul ular, seperti bagaimana mereka kehilangan anggota tubuh, terutama kaki, dan berevolusi memiliki tulang tengkorak yang sangat khusus.

Najash rionegrina diberi nama sesuai ular berkaki dalam Alkitab, yakni Nahash, yang berarti ular dalam bahasa Ibrani, sedangkan rionegrina diambil dari nama tempat fosil ini ditemukan, yaitu Provinsi Rio Negro di Argentina.
Ungkap Ular Naga Nabau Kalimantan, Arkeolog Teliti Fosil Najash


Fosil Najash diperkirakan berumur 95 juta tahun dan pertama kali dijelaskan dalam Nature sebagai tengkorak fragmentaris atau terpisah-pisah dan berupa kerangka tubuh parsial yang melindungi tungkai belakang dengan kuat..

Namun di bulan Februari 2013 ketika Fernando Garberoglio, seorang sarjana palaentologi dari Universidad de Buenos Aires, pergi dalam penjelajahan pertamanya mengunjungi La Buitrera Area di utara Patagonia, Argentina.

Bersama dengan dia, ikut pula dua palaeontolog lainnya: Sebasitian Apesteguia dari Universidad Maimoniedes dan Guillermo Rougier dari University of Lousville. meminta untuk memeriksa fosil itu dan mendapati bahwa Garberoglio benar-benar menemukan tengkorak ular.

Yang mengejutkannya, tengkorak itu hampir sempurna, berumur 95 juta tahun dan berbentuk 3 dimensi seperti tengkorak yang diawetkan.

Fosil ular bertungkai belakang ini mengundang sejumlah ketertarikan media karena mengikuti laporan sebelumnya mengenai fosil ular laut dengan tungkai belakang.

Fosil Najash sangatlah unik karena ini bukan seekor ular laut, melainkan ular darat yang hidup di gurun. Ditambah dengan keadaan fosil ini yang ditemukan tidak dalam keadaan tertekan oleh beratnya sedimen tanah di atasnya, sehingga mereka terlindung dan mempertahankan bentuk tiga dimensi, tidak seperti fosil ular laut yang ditemukan sebelumnya.

Sayangnya, deskripsi awal Najash didasarkan pada tengkorak yang terpisah-pisah. Para ahli evolusi ular harus menebak-nebak seperti apa bentuk kepala hewan purba ini.

Tengkorak fosil Najash yang baru akan sangat memberikan informasi dalam mempelajari pola evolusi tengkorak ular.

Terhitung sudah 13 tahun sejak Najash diberi nama dan 7 tahun sejak penemuan Fernando, tapi baru hari ini perburuan panjang itu memperoleh hasil
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ilmuwan Mengembangkan...
Ilmuwan Mengembangkan Jaket Penghasil Air dari Udara Sekitar
Perang Rusia-Ukraina...
Perang Rusia-Ukraina Memicu Perlombaan Senjata AI
NASA Temukan Sesuatu...
NASA Temukan Sesuatu yang Misterius saat Perubahan Waktu Siang ke Malam
Israel Temukan Batu...
Israel Temukan Batu Suci Berusia 2.700 Tahun yang Tertulis dalam Alkitab
Facebook Luncurkan Mode...
Facebook Luncurkan Mode Pencarian AI, Begini Cara Pakainya
NASA Temukan Planet...
NASA Temukan Planet Raksasa dengan Suhu seperti di Bumi dan Dipenuhi Gas Metana
Lithuania Siap Luncurkan...
Lithuania Siap Luncurkan Mobil yang Bisa Berubah Jadi Robot
Audi Nuvolari Spyder...
Audi Nuvolari Spyder versi Konvertibel Akan segera Diluncurkan
Angkat Pangan dan Nutrisi,...
Angkat Pangan dan Nutrisi, Peneliti Indonesia Masuk Daftar Asian Scientist 100
Rekomendasi
Panglima TNI Lantik...
Panglima TNI Lantik 1.737 Perwira Baru di Akmil Magelang
PBB Ungkap Israel Bunuh...
PBB Ungkap Israel Bunuh Lebih dari 20.000 Anak Palestina
Rekrutmen Penggerak...
Rekrutmen Penggerak HAM 2026 Resmi Diperpanjang, Daftar di Link Ini
Berita Terkini
Gandeng SAP, Strategi...
Gandeng SAP, Strategi Digital Geo Dipa Mengelola Potensi Panas Bumi Lebih dari 800 MW
Meta Menemukan Tambang...
Meta Menemukan Tambang Emas Baru
Google dan A24 Berkolaborasi...
Google dan A24 Berkolaborasi Kembangkan Teknologi AI di Industri Film
Tanda-tanda Ponsel Anda...
Tanda-tanda Ponsel Anda sedang Diawasi yang Perlu Diketahui
Ilmuwan Mengembangkan...
Ilmuwan Mengembangkan Jaket Penghasil Air dari Udara Sekitar
Gandeng PT Samafitro,...
Gandeng PT Samafitro, Hytera Perkuat Jaringan Komunikasi Profesional di Indonesia
Infografis
Arkeolog Pecahkan Misteri...
Arkeolog Pecahkan Misteri Kutukan Firaun, Ternyata Bukan Sihir
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved