Parasit Berusia 2.500 Tahun Ini Jadi Biang Keladi Diare
Senin, 29 Mei 2023 - 06:45 WIB
loading...
Ilmuwan menemukan mikroorganisme berusia 2.500 tahun yang diduga jadi penyebab diare yang menginfeksi manusia. Foto: dok Metro
A
A
A
INGGRIS - Jejak mikroorganisme bersel tunggal Giardia duodenalis ditemukan ilmuwan di Universitas Cambridge. Yang menarik, mikroorganisme jenis parasit yang berusia 2.500 tahun tersebut jadi penyebab umum sakit perut atau diare.
Dihimpun dari Metro, mikroorganisme ini diambil dari dua jamban di Kota Suc yang berasal dari Kerajaan Yehuda dalam Alkitab, Yarusalem. Ini menjadi contoh tertua dari parasit penyebab diare yang menginfeksi manusia di dunia.
Penulis utama penelitian, Piers Mitchell mengatakan bahwa mikroorganisme ini ditemukan dalam sedimen dari dua lubang limbah Yerusalem di Zaman Besi. Mikroorganisme penyebab disentri ini merupakan parasit endemik di Kerajaan Yehuda.
“Disentri disebarkan oleh feses yang mencemari air minum atau makanan, dan kami menduga itu bisa menjadi masalah besar di kota-kota awal Timur Dekat kuno karena terlalu padat, panas dan lalat, dan air yang terbatas tersedia di musim panas,” kata Mitchell.
Mikroorganisme tersebut ditemukan di dua toilet yang memiliki dudukan batu berukir yang desainnya hampir sama.
Toilet tersebut punya permukaan melengkung dangkal untuk duduk, dengan lubang tengah yang besar untuk buang air besar dan lubang yang berdekatan di bagian depan untuk buang air kecil.
"Toilet dengan jamban saat ini relatif jarang dan biasanya dibuat hanya untuk bangsawan. Salah satunya berasal dari perkebunan yang didekorasi dengan mewah di Armon ha-Natziv, dikelilingi oleh taman hias," kata Mitchell.
Dihimpun dari Metro, mikroorganisme ini diambil dari dua jamban di Kota Suc yang berasal dari Kerajaan Yehuda dalam Alkitab, Yarusalem. Ini menjadi contoh tertua dari parasit penyebab diare yang menginfeksi manusia di dunia.
Penulis utama penelitian, Piers Mitchell mengatakan bahwa mikroorganisme ini ditemukan dalam sedimen dari dua lubang limbah Yerusalem di Zaman Besi. Mikroorganisme penyebab disentri ini merupakan parasit endemik di Kerajaan Yehuda.
“Disentri disebarkan oleh feses yang mencemari air minum atau makanan, dan kami menduga itu bisa menjadi masalah besar di kota-kota awal Timur Dekat kuno karena terlalu padat, panas dan lalat, dan air yang terbatas tersedia di musim panas,” kata Mitchell.
Mikroorganisme tersebut ditemukan di dua toilet yang memiliki dudukan batu berukir yang desainnya hampir sama.
Toilet tersebut punya permukaan melengkung dangkal untuk duduk, dengan lubang tengah yang besar untuk buang air besar dan lubang yang berdekatan di bagian depan untuk buang air kecil.
"Toilet dengan jamban saat ini relatif jarang dan biasanya dibuat hanya untuk bangsawan. Salah satunya berasal dari perkebunan yang didekorasi dengan mewah di Armon ha-Natziv, dikelilingi oleh taman hias," kata Mitchell.
Lihat Juga :