Huawei 'Dicekal' di AS dan Eropa, Sony-Samsung Berebut Pasar 5G

Kamis, 23 Juli 2020 - 07:08 WIB
loading...
Huawei Dicekal di AS...
Dengan dibloknya perusahaan asal China, Huawei Technologies, di Amerika Serikat (AS) dan Eropa menyusul adanya keprihatinan keamanan nasional, perusahaan telekomunikasi global lain kini berupaya merebut pasar jaringan 5G. Foto/Phone Arena
A A A
SEOUL - Dengan dibloknya perusahaan asal China, Huawei Technologies, di Amerika Serikat (AS) dan Eropa menyusul adanya keprihatinan keamanan nasional, perusahaan telekomunikasi global lain kini berupaya merebut pasar jaringan 5G.

Namun, para ahli mengatakan persaingan untuk mendapatkan pasar 5G yang terpaksa dilepas Huawei itu tidak mudah. Sejumlah perusahaan seperti Samsung, Nokia dan Ericsson pun disebut-sebut mulai mengincar pasar tersebut. Nokia dan Ericsson bahkan diklaim memiliki kapasitas memadai untuk memenuhi kebutuhan pasar 5G Eropa.

“Berdasarkan kebijakan Pemerintah Inggris belakangan ini, perusahaan telekomunikasi hanya dapat menggunakan teknologi Huawei dalam menunjang infrastruktur 5G dengan angka terbatas. Kasarnya, pangsa pasar Huawei tidak akan meluas,” kata Choi Nam-kon dari Yuanta Securities, dikutip Korea Times.

Nam-kon menambahkan, di Eropa, pangsa pasar Huawei di perusahaan telekomunikasi BT Group, misalnya, hanya 2/3. Lebih kecil dari itu, pangsa pasar Nokia di BT mencapai 1/3. Untuk Vodafone, pangsa pasar Huawei hanya mencapai 1/3, sedangkan Ericsson 2/3. Jika teknologi yang diusung Huawei sepenuhnya dicabut dari Inggris pada 2027, Ericsson diprediksi diuntungkan dari berbagai sisi. (Baca: Resmi Dilarang, Inggris Copot Semua Perangkat Huawei dari Jaringan 5G)

Berdasarkan data firma riset Dell’Oro Group, Ericsson merupakan perusahaan dengan pangsa pasar terbesar kedua di dunia pada 2019 untuk teknologi 5G, yakni 24,6%. Ericsson berada di belakang Huawei yang menguasai pangsa pasar 35,7%. Nokia hanya mendapatkan pangsa pasar 15,8%.

Dengan didepaknya Huawei dari AS dan sebagian negara Eropa, Samsung memiliki kesempatan untuk mengambil alih pangsa pasar teknologi 5G. Maklum, sejumlah pemerintah di negara-negara Eropa dan AS kini berupaya menumbuhkan persaingan dengan memangkas harga pasar demi menarik perusahaan asing agar dampak Huawei tidak negatif. (Baca juga: Januari, Warga Hong Kong Bisa Jadi Warga Negara Inggris)

Pemerintah Inggris bahkan memberikan tawaran khusus kepada perusahaan Jepang, NEC dan Fujitsu, untuk membantu membangun jaringan 5G. Inggris telah mengirimkan delegasi untuk melakukan pertemuan dengan pejabat Tokyo pada 16 Juli lalu atau dua hari setelah teknologi 5G Huawei dicabut di Inggris.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Samsung Berencana Bangun...
Samsung Berencana Bangun Pusat Data Terapung di Laut
Huawei, Oppo, vivo,...
Huawei, Oppo, vivo, Xiaomi, dan Honor Dituduh Contek Teknologi iPhone
Hadapi Dampak Negatif...
Hadapi Dampak Negatif Digitalisasi, Perlu Literasi dan Aturan yang Relevan
Samsung Akui Tak Berdaya...
Samsung Akui Tak Berdaya Hadapi Gempuran Produk China
Ini Pemicu Samsung Berhenti...
Ini Pemicu Samsung Berhenti Jualan TV dan Perangkat Elektronik
Alasan Galaxy S26 Ultra...
Alasan Galaxy S26 Ultra Disebut AI Phone Paling Matang untuk Kerja Mobile di 2026
Huawei Luncurkan MPV...
Huawei Luncurkan MPV Supermewah ala Rolls-Royce
Dua Lipa Gugat Samsung...
Dua Lipa Gugat Samsung Rp260 Miliar Gara-gara Foto Dipakai di Kardus TV Tanpa Izin
Segera Meluncur, HUAWEI...
Segera Meluncur, HUAWEI WATCH FIT 5 Series dengan Studi Risiko Diabetes Pertama di Industri
Rekomendasi
6 Pesawat Pengebom Nuklir...
6 Pesawat Pengebom Nuklir China dan Rusia Manuver Gabungan Dekati Jepang
Kemenag Cabut Izin Pesantren...
Kemenag Cabut Izin Pesantren Ibadurrahman Buntut Kasus Kekerasan Seksual
Ekspor Batu Bara Dibuka...
Ekspor Batu Bara Dibuka Lagi, Pasokan 141 Juta Metrik Ton Diamankan demi Cegah Pemadaman Listrik
Berita Terkini
Robot Humanoid Mengemis...
Robot Humanoid Mengemis Meminta Sedekah untuk Mengisi Daya
Superkomputer LineShine...
Superkomputer LineShine China Raih Status Superkomputer Tercepat di Dunia
Inilah Alasan XLSMART...
Inilah Alasan XLSMART Tanam Ratusan Menara 5G di IKN
Era Baru Gim Blockbuster:...
Era Baru Gim Blockbuster: GTA VI Cetak Rekor Global, Indonesia Ikut Demam
Seratus Tahun Sekali:...
Seratus Tahun Sekali: Krisis Chip Memory Bikin MacBook hingga iPad Naik Harga, iPhone Berikutnya?
Rumah Pintar yang Dengarkan...
Rumah Pintar yang Dengarkan Penghuni, Bukan Sekadar Produk Cerdas
Infografis
5 Alasan Perdamaian...
5 Alasan Perdamaian Amerika Serikat dan Iran Sulit Terwujud
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved