Arkeolog Temukan Jalan Kuno Masa Neolitik di Dasar Laut Kroasia
Jum'at, 19 Mei 2023 - 07:00 WIB
loading...
A
A
A
Arkeolog berpikir jalan batu dibangun oleh Hvar, budaya maritim yang hilang yang tinggal di daerah tersebut selama periode Neolitik (6000 SM sampai sekitar 3000 SM).
“Kami menemukan tembikar berornamen Neolitik akhir, kapak batu, artefak tulang, pisau batu api, dan mata panah. (Temuan) tembikar membantu kami menghubungkan situs ini dengan budaya Hvar, Mate Parica, asisten profesor di Departemen Arkeologi di Universitas Zadar di Kroasia.
Para arkeolog berpikir bahwa jalan tersebut pernah menghubungkan pemukiman Hvar terdekat, yang disebut Soline, ke Korcula. Arkeolog menemukan Soline, yang juga terendam tetapi pernah berada di daratan buatan, pada tahun 2021 selama survei arkeologi sebelumnya.
Baca juga; Penemuan Formasi Batu Bata Kuning di Dasar Laut Hawaii, Disebut Mirip Jalan Menuju Atlantis
Dengan kayu penanggalan radiokarbon yang ditemukan di situs tersebut, mereka menentukan bahwa pemukiman tersebut bertanggal sekitar 4900 SM. “Karena sisa-sisa pemukiman dikelilingi oleh beberapa pulau, maka terlindung dari gelombang laut yang besar,” menurut Reuters.
“Kami menemukan tembikar berornamen Neolitik akhir, kapak batu, artefak tulang, pisau batu api, dan mata panah. (Temuan) tembikar membantu kami menghubungkan situs ini dengan budaya Hvar, Mate Parica, asisten profesor di Departemen Arkeologi di Universitas Zadar di Kroasia.
Para arkeolog berpikir bahwa jalan tersebut pernah menghubungkan pemukiman Hvar terdekat, yang disebut Soline, ke Korcula. Arkeolog menemukan Soline, yang juga terendam tetapi pernah berada di daratan buatan, pada tahun 2021 selama survei arkeologi sebelumnya.
Baca juga; Penemuan Formasi Batu Bata Kuning di Dasar Laut Hawaii, Disebut Mirip Jalan Menuju Atlantis
Dengan kayu penanggalan radiokarbon yang ditemukan di situs tersebut, mereka menentukan bahwa pemukiman tersebut bertanggal sekitar 4900 SM. “Karena sisa-sisa pemukiman dikelilingi oleh beberapa pulau, maka terlindung dari gelombang laut yang besar,” menurut Reuters.
(wib)
Lihat Juga :