4 Perbedaan El Nino dan La Nina, dari Arti sampai Dampaknya

Senin, 15 Mei 2023 - 14:42 WIB
loading...
4 Perbedaan El Nino...
El Nino dan La Nina merupakan dua fenomena alam yang memiliki pengaruh terhadap suhu dan iklim di sekitar khatulistiwa. Foto DOK ist
A A A
JAKARTA - El Nino dan La Nina merupakan dua fenomena alam yang memiliki pengaruh terhadap suhu dan iklim di sekitar khatulistiwa. Belakangan ini masyarakat Indonesia diperingati adanya el nino.

Dilansir dari laman BMKG, El Nino dan La Nina pada dasarnya merupakan sebuah fenomena perubahan Suhu Muka Laut (SML) dari kondisi normalnya yang terjadi di Samudra Pasifik bagian tengah.

Baca juga: Apa Itu La Nina? Begini Penjelasan BMKG

Perbedaan El Nino dan La Nina

Meskipun sama-sama merupakan fenomena perubahan Suhu Muka Laut (SML) dari kondisi normalnya, pada dasarnya El Nino dan La Nina merupakan dua fenomena alam yang berbeda.

1. Arti

Perbedaan mencolok terdapat pada arti kedua fenomena alam ini. El Nino merupakan fenomena pemanasan SML di atas kondisi normalnya. Sementara ketika La Nina terjadi maka sml di Samudera Pasifik bagian tengah mengalami pendinginan di bawah kondisi normalnya.

2. Proses Kedatangan

Ketika El Nino datang, maka bagian samudra yang hangat di barat akan bergeser ke wilayah timur. Sedangkan di wilayah khatulistiwa saat itu memiliki suhu air rendah namun bertekanan tinggi. Membuat angin pasat bergerak dari barat ke timur.

Sebaliknya, pada saat La Nina datang, suhu panas dan tekanan rendah berada di wilayah khatulistiwa. Sementara di wilayah barat memiliki suhu yang rendah. Membuat angin pasat bergerak dari timur ke barat.

Baca juga: BMKG Ingatkan Operator Penerbangan Waspada Fenomena La Nina

3. Periode Waktu

Menurut National Weather Service, El Nino dan La Nina diprediksi terjadi dalam kurun waktu 3-5 tahun sekali.

El Nino biasanya terjadi dalam periode waktu 9-12 bulan, sedangkan La Nina dapat mencapai 1 hingga 3 tahun.

4. Dampak yang Ditimbulkan

Pada saat El Nino datang, maka potensi pertumbuhan awan di Samudera Pasifik tengah akan meningkat dan curah hujan di wilayah Indonesia mulai berkurang. Singkatnya, fenomena ini memicu terjadinya kondisi kekeringan untuk wilayah khatulistiwa.

Sedangkan ketika La Nina terjadi, maka akan mengurangi potensi pertumbuhan awan di Samudera Pasifik tengah dan meningkatkan curah hujan di wilayah khatulistiwa secara umum.

Selain berpengaruh pada perubahan iklim dan suhu, kedua fenomena alam ini juga berpengaruh pada kekuatan angin monsoon dan pasat.

Saat El Nino terjadi, kekuatan angin pasat dan monsun akan melemah. Sedangkan, saat terjadi La Nina, kekuatan angin pasat serta monsoon akan meningkat.
(bim)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
NASA Temukan Sesuatu...
NASA Temukan Sesuatu yang Misterius saat Perubahan Waktu Siang ke Malam
Fenomena Titik Dingin...
Fenomena Titik Dingin Atlantik Utara Terdeteksi, Tanda-tanda Bumi Sekarat Kian Nyata
Gerhana Matahari Total...
Gerhana Matahari Total Terlama Abad Ini Akan Segera Terjadi
Suhu Air Laut Meningkat,...
Suhu Air Laut Meningkat, Ahli Prediksi El Nino Super Bakal Terjadi
Manusia Memperlambat...
Manusia Memperlambat Putaran Rotasi Bumi, Ini Buktinya
ESA Menyelidiki Bola...
ESA Menyelidiki Bola Api Misterius yang Menerangi Langit Eropa
Piala Dunia 2026 dan...
Piala Dunia 2026 dan Bayang-bayang Jet Pribadi Infantino
Ketika Bumi Berhenti...
Ketika Bumi Berhenti Bersabar
Pakar ITB Soroti Tantangan...
Pakar ITB Soroti Tantangan Sistem Kelistrikan dalam Menghadapi Perubahan Iklim
Rekomendasi
Demam Piala Dunia, Bagaimana...
Demam Piala Dunia, Bagaimana Islam Memandang Olahraga?
Memperingati HUT Jakarta...
Memperingati HUT Jakarta ke-499, Cerita Pemuda Betawi Jaga Jiwa Jakarta dan Lestarikan Budaya lewat Betawi Online Gallery di Shopee
Belanda Kunci Juara...
Belanda Kunci Juara Grup F usai Kalahkan Tunisia 3-1
Berita Terkini
Ternyata 5,16 Miliar...
Ternyata 5,16 Miliar Serangan Siber Terjadi di Indonesia 2025
Gandeng SAP, Strategi...
Gandeng SAP, Strategi Digital Geo Dipa Mengelola Potensi Panas Bumi Lebih dari 800 MW
Meta Menemukan Tambang...
Meta Menemukan Tambang Emas Baru
Google dan A24 Berkolaborasi...
Google dan A24 Berkolaborasi Kembangkan Teknologi AI di Industri Film
Tanda-tanda Ponsel Anda...
Tanda-tanda Ponsel Anda sedang Diawasi yang Perlu Diketahui
Ilmuwan Mengembangkan...
Ilmuwan Mengembangkan Jaket Penghasil Air dari Udara Sekitar
Infografis
Waspada! 4 Makanan Ini...
Waspada! 4 Makanan Ini Bisa Picu Kesemutan di Tangan dan Kaki
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved