Sering Diajak Ngomong Jorok, Pacar Virtual dengan AI Ini Jadi Ikut Mesum
Senin, 15 Mei 2023 - 09:12 WIB
loading...
A
A
A
Saat itu dia mencoba memberikan solusi bagi orang-orang yang kesepian menemukan perempuan yang bisa menemani sepanjang hari. Caranya membuat sebuah program suara yang mirip dengan dirinya bernama CarynAI. Masalahnya adalah ketika diuji coba program tersebut benar-benar tidak bisa dikendalikan.
Kecerdasan buatan tersebut ternyata ikut hanyut dengan ucapan para penggemar Carolyn Marjorie yang mengeluarkan biaya langganan USD1 per menit atau sekitar Rp14.650-an per menit. Bahkan ikut mengucapkan kata-kata kotor yang berkaitan dengan kegiatan seksual.
“Kecerdasan buatan ini tidak kami program untuk melakukan hal itu dan sepertinya ini semakin tidak terkendali. Saya dan tim berusaha secepatnya mencegah hal itu terjadi lagi," terang Caryn Marjorie.
Ia mengatakan, proses pengerjaan program kecerdasan buatan itu dilakukan selama lebih dari 2.000 jam. Diharapkan kecerdasan buatan itu benar-benar mirip dengan dirinya mulai dari suara, warna suara, dan perilaku. Jadi menurutnya berbicara dengan kecerdasan buatan itu sama saja seperti berbicara langsung padanya.
Hingga kini sudah ada 1.000 orang pelanggan yang telah membayar untuk mencoba teknologi tersebut. Dia sendiri yakin peluang itu bisa menghasilkan keuntungan sebesar USD5 juta atau setara Rp73,26 miliar per bulan.
Kecerdasan buatan tersebut ternyata ikut hanyut dengan ucapan para penggemar Carolyn Marjorie yang mengeluarkan biaya langganan USD1 per menit atau sekitar Rp14.650-an per menit. Bahkan ikut mengucapkan kata-kata kotor yang berkaitan dengan kegiatan seksual.
“Kecerdasan buatan ini tidak kami program untuk melakukan hal itu dan sepertinya ini semakin tidak terkendali. Saya dan tim berusaha secepatnya mencegah hal itu terjadi lagi," terang Caryn Marjorie.
Ia mengatakan, proses pengerjaan program kecerdasan buatan itu dilakukan selama lebih dari 2.000 jam. Diharapkan kecerdasan buatan itu benar-benar mirip dengan dirinya mulai dari suara, warna suara, dan perilaku. Jadi menurutnya berbicara dengan kecerdasan buatan itu sama saja seperti berbicara langsung padanya.
Hingga kini sudah ada 1.000 orang pelanggan yang telah membayar untuk mencoba teknologi tersebut. Dia sendiri yakin peluang itu bisa menghasilkan keuntungan sebesar USD5 juta atau setara Rp73,26 miliar per bulan.
Lihat Juga :