Kasus Pertama, Katak Pohon Brasil Jadi Spesies Amfibi Penyerbuk Bunga
Sabtu, 06 Mei 2023 - 09:31 WIB
loading...
Katak pohon Brasil Izecksohn (Xenohyla truncata) ditemukan menjadi spesies amfibi pertama yang menyerbuki bunga. Foto/Science/Carlos Henrique de-Oliveira-Nogueira
A
A
A
BRASILIA - Katak pohon Brasil Izecksohn (Xenohyla truncata) ditemukan menjadi spesies amfibi pertama yang menyerbuki bunga. Padahal selama ini spesies penyerbuk bunga yang sudah dikenal, adalah lebah, kelelawar, dan burung.
Para ilmuwan Brasil telah mengamati kasus pertama amfibi yang menyerbuki tanaman berbunga yang dilakukan katak pohon Izecksohn. Penyerbukan ini dilakukan terkait kebiasaan katak pohon Izecksohn yang gemar menyeruput nektar manis di dalam bunga umbi.
Katak pohon Izecksohn membenamkan diri dalam kelopak bunga ketika mengisap nektarnya. Saat katak muncul untuk mencari udara, serbuk sari yang menempel di tubuhnya tersebar saat melompat dari bunga ke bunga di hutan.
Baca juga; Toadzilla, Monster Katak Terbesar Ditemukan di Hutan Australia
“Ini adalah pertama kalinya perilaku ini (katak secara aktif mencari buah dan bunga) terlihat dan didokumentasikan,” kata Carlos Henrique de-Oliveira-Nogueira, seorang mahasiswa pascasarjana di Universitas Federal Mato Grosso do Sul di Brasil, kepada Live Science, Sabtu (6/5/2023).
Para ilmuwan Brasil telah mengamati kasus pertama amfibi yang menyerbuki tanaman berbunga yang dilakukan katak pohon Izecksohn. Penyerbukan ini dilakukan terkait kebiasaan katak pohon Izecksohn yang gemar menyeruput nektar manis di dalam bunga umbi.
Katak pohon Izecksohn membenamkan diri dalam kelopak bunga ketika mengisap nektarnya. Saat katak muncul untuk mencari udara, serbuk sari yang menempel di tubuhnya tersebar saat melompat dari bunga ke bunga di hutan.
Baca juga; Toadzilla, Monster Katak Terbesar Ditemukan di Hutan Australia
“Ini adalah pertama kalinya perilaku ini (katak secara aktif mencari buah dan bunga) terlihat dan didokumentasikan,” kata Carlos Henrique de-Oliveira-Nogueira, seorang mahasiswa pascasarjana di Universitas Federal Mato Grosso do Sul di Brasil, kepada Live Science, Sabtu (6/5/2023).
Lihat Juga :