Fakta Unik dan Langka tentang Gerhana Matahari Hibrida
Selasa, 18 April 2023 - 21:57 WIB
loading...
A
A
A
Dinamakan Baily’s beads, karena fenomena ini pertama kali diamati astronom Inggris Francis Baily pada awal 1800-an. Manik-manik Baily adalah sinar matahari terakhir yang dapat dilihat tepat sebelum gerhana matahari total.
Baca juga; Fenomena Langka Jelang Lebaran, Gerhana Matahari Hibrida 20 April 2023, Ini Lokasi Melihatnya
Manik-manik Baily dapat juga dilihat pada bagian akhir gerhana matahari total. Selama gerhana matahari hibrida, tampilan manik-manik Baily lebih panjang karena ukuran bulan hampir persis sama dengan matahari.
Gerhana matahari hibrida terjadi hanya sekali setiap dekade, sebelumnya gerhana matahari hibrida terjadi hampir 10 tahun lalu, pada 3 November 2013. Gerhana matahari hibrida terlihat sebagai gerhana matahari total di Afrika tengah, termasuk Kenya utara dan Uganda, Kongo, dan Republik Demokratik Kongo.
Gerhana matahari hibrida berikutnya akan terjadi pada November 2031 dan akan terlihat dari beberapa bagian benua Amerika Serikat. Setelah itu, gerhana matahari hibrida akan terjadi pada 23 Maret 2164.
Baca juga; Fenomena Langka Jelang Lebaran, Gerhana Matahari Hibrida 20 April 2023, Ini Lokasi Melihatnya
Manik-manik Baily dapat juga dilihat pada bagian akhir gerhana matahari total. Selama gerhana matahari hibrida, tampilan manik-manik Baily lebih panjang karena ukuran bulan hampir persis sama dengan matahari.
Gerhana matahari hibrida terjadi hanya sekali setiap dekade, sebelumnya gerhana matahari hibrida terjadi hampir 10 tahun lalu, pada 3 November 2013. Gerhana matahari hibrida terlihat sebagai gerhana matahari total di Afrika tengah, termasuk Kenya utara dan Uganda, Kongo, dan Republik Demokratik Kongo.
Gerhana matahari hibrida berikutnya akan terjadi pada November 2031 dan akan terlihat dari beberapa bagian benua Amerika Serikat. Setelah itu, gerhana matahari hibrida akan terjadi pada 23 Maret 2164.
(wib)
Lihat Juga :