Mengenal Lemon8, Aplikasi Pembunuh Instagram Buatan TikTok
Kamis, 13 April 2023 - 20:23 WIB
loading...
Lemon8 adalah aplikasi viral yang dirancang untuk membunuh Instagram dan dibuat oleh TikTok. Foto: Engadget
A
A
A
JAKARTA - Lemon8 menjadi aplikasi viral buatan TikTok yang dirancang untuk membunuh Instagram. Aplikasi ini sudah banyak menarik perhatin Gen Z di Amerika, dan terus meraih popularitas.
Lemon8 adalah aplikasi berbagi foto dan video baru yang dimiliki oleh perusahaan induk TikTok, ByteDance. Dalam waktu singkat, aplikasi tersebut telah diinstal 650.000 kali di AS hanya dalam satu setengah minggu terakhir. Demikian data yang dibagikan oleh Axios dari firma analitik Apptopia.
Lemon8 saat ini duduk di posisi No 2 di Apple App Store di kategori aplikasi gaya hidup. Sebenarnya, aplikasi tersebut sudah dirilis di Amerika dan Inggris pada Februari 2023 setelah memulai debutnya di Jepang pada 2020, menurut Fast Company.
Menurut Apptopia, Lemon8 telah diunduh 17 juta kali secara global sejak diluncurkan. Tetapi Jepang tetap menjadi pasar terbesarnya dengan 36,5% dari unduhan.
Meski demikian, kebangkitan Lemon8 mengikuti kontroversi seputar perusahaan induk ByteDance dan masalah keamanan nasional terkait hubungan merek tersebut dengan China.
Lemon8 adalah aplikasi berbagi foto dan video baru yang dimiliki oleh perusahaan induk TikTok, ByteDance. Dalam waktu singkat, aplikasi tersebut telah diinstal 650.000 kali di AS hanya dalam satu setengah minggu terakhir. Demikian data yang dibagikan oleh Axios dari firma analitik Apptopia.
Lemon8 saat ini duduk di posisi No 2 di Apple App Store di kategori aplikasi gaya hidup. Sebenarnya, aplikasi tersebut sudah dirilis di Amerika dan Inggris pada Februari 2023 setelah memulai debutnya di Jepang pada 2020, menurut Fast Company.
Menurut Apptopia, Lemon8 telah diunduh 17 juta kali secara global sejak diluncurkan. Tetapi Jepang tetap menjadi pasar terbesarnya dengan 36,5% dari unduhan.
Meski demikian, kebangkitan Lemon8 mengikuti kontroversi seputar perusahaan induk ByteDance dan masalah keamanan nasional terkait hubungan merek tersebut dengan China.
Lihat Juga :