Microsoft Tuding Israel Lakukan Penyerangan Siber di 10 Negara
Kamis, 13 April 2023 - 10:09 WIB
loading...
Microsoft Tuding Israel Lakukan Penyerangan Siber. foto/ TV
A
A
A
NEW YORK - Spyware Israel melakukan serangan siber setidaknya di 10 negara. Hal itu diungkapkan oleh sebuah penelitan terbaru dari Microsoft Corp dan watcdog internet Citizen Lab.
BACA JUGA - Rumus Password Aman Anti Pencurian Data Pribadi
Citizen Lab mengatakan dalam laporannya bahwa mereka telah mengidentifikasi beberapa korban masyarakat sipil yang iPhone-nya telah diretas menggunakan perangkat lunak pengawasan yang dikembangkan oleh perusahaan Israel, QuaDream Ltd.
QuaDream merupakan perusahaan pesaing profil rendah dari perusahaan spyware Israel NSO Group, yang telah masuk daftar hitam oleh pemerintah AS atas tuduhan pelecehan.
Dalam laporannya yang diterbitkan pada saat yang sama, Microsoft mengatakan percaya dengan “keyakinan tinggi” bahwa spyware itu “terkait kuat dengan QuaDream.”
Dalam sebuah pernyataan Microsoft, Penasihat Umum Associate Microsoft Amy Hogan-Burney mengatakan bahwa kelompok peretasan tentara bayaran seperti QuaDream “berkembang dalam bayang-bayang” dan bahwa mengumumkannya secara terbuka adalah “penting untuk menghentikan aktivitas ini.”
Pengacara Israel Vibeke Dank, yang emailnya terdaftar di formulir pendaftaran perusahaan QuaDream, tidak membalas pesan yang meminta komentar.
BACA JUGA - Rumus Password Aman Anti Pencurian Data Pribadi
Citizen Lab mengatakan dalam laporannya bahwa mereka telah mengidentifikasi beberapa korban masyarakat sipil yang iPhone-nya telah diretas menggunakan perangkat lunak pengawasan yang dikembangkan oleh perusahaan Israel, QuaDream Ltd.
QuaDream merupakan perusahaan pesaing profil rendah dari perusahaan spyware Israel NSO Group, yang telah masuk daftar hitam oleh pemerintah AS atas tuduhan pelecehan.
Dalam laporannya yang diterbitkan pada saat yang sama, Microsoft mengatakan percaya dengan “keyakinan tinggi” bahwa spyware itu “terkait kuat dengan QuaDream.”
Dalam sebuah pernyataan Microsoft, Penasihat Umum Associate Microsoft Amy Hogan-Burney mengatakan bahwa kelompok peretasan tentara bayaran seperti QuaDream “berkembang dalam bayang-bayang” dan bahwa mengumumkannya secara terbuka adalah “penting untuk menghentikan aktivitas ini.”
Pengacara Israel Vibeke Dank, yang emailnya terdaftar di formulir pendaftaran perusahaan QuaDream, tidak membalas pesan yang meminta komentar.
Lihat Juga :