Kanada dan AS Akui Babi adalah Hewan Pembawa Malapetaka

Kamis, 06 April 2023 - 09:34 WIB
loading...
Kanada dan AS Akui Babi...
Babi super telah melintasi perbatasan internasional, masuk ke setidaknya Dakota Utara.FOTO/ SA
A A A
OTAWWA - Persilangan antara babi domestik dan babi hutan yang dibiakkan di Kanada beberapa dekade lalu. Kini menjadi malapetaka menyerang spesies dan tanaman asli.

BACA JUGA - Kasus Babi Ngepet Hoaks Depok, Saksi Kunci Sebut Babi Dibawa Tengah Malam

Menurut Field and Stream sekarang mereka berjalan sangat bebas. Babi super datang ke selatan, kemungkinan menuju ke Montana, North Dakota, Minnesota, dan Michigan.

"Mereka (babi)adalah mamalia besar terburuk di planet ini. Titik," kata Ryan Brook, seorang peneliti satwa liar dan profesor di Universitas Saskatchewan yang telah mempelajari babi selama lebih dari satu dekade, kepada Insider

“Babi liar memakan apa saja. Mereka melahap berton-ton gosling dan bebek di musim semi. Mereka dapat mengalahkan rusa ekor putih, bahkan rusa dewasa,” kata Brook seperti dilansir dari Science Alert, Kamis (6/4/2023).

Babi super telah melintasi perbatasan internasional, masuk ke setidaknya Dakota Utara. Babi super telah mahir dalam menangkis pemburu rekreasional, kadang-kadang dengan seluruh sounder.

Ini adalah istilah untuk sekelompok babi, umumnya dipimpin oleh babi betina dewasa yang aktif di malam hari untuk menghindari perburuan.

Di lain waktu, sounder akan menyebar membuat mereka lebih sulit ditemukan, atau mengubah polanya dan mundur ke hutan atau lahan basah.

Strategi terbaik untuk menguasai babi super adalah menggunakan konsep Judas Pig, yang mengikatkan kalung GPS ke babi untuk mengarahkan petugas ke babi lain.

Babi hutan Eropa pertama kali dibawa ke Kanada pada 1980-an untuk memperkenalkan produk daging babi baru dan eksotis yang dapat dipasarkan dan disajikan secara unik di restoran kelas atas.

Tetapi ketika babi hutan mulai bermunculan di peternakan di seluruh Kanada, mereka disilangkan dengan babi domestik untuk membuat babi lebih besar dan lebih produktif.

Babi-babi baru ini juga dapat menumbuhkan bulu tebal, memperlengkapi mereka untuk bertahan hidup di musim dingin Kanada yang luar biasa dingin, yang dapat membawa suhu dua digit negatif selama berminggu-minggu.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Gerhana Matahari Total...
Gerhana Matahari Total Terlama Abad Ini Akan Segera Terjadi
Ilmuwan Pastikan AI...
Ilmuwan Pastikan AI Belum Bisa Kalahkan Teori Soal Iklim
Permukiman Prasejarah...
Permukiman Prasejarah Ditemukan di Gurun Yordania
Melihat Lebih Dekat...
Melihat Lebih Dekat Fasilitas Penyimpanan Limbah Nuklir Pertama di Dunia
Penemuan Mengejutkan...
Penemuan Mengejutkan dari Mumi Oezti Berusia 5.000 Tahun Dibeberkan
Spesies Hewan Abadi...
Spesies Hewan Abadi Ditemukan di Dasar Laut
Audi Nuvolari Spyder...
Audi Nuvolari Spyder versi Konvertibel Akan segera Diluncurkan
Angkat Pangan dan Nutrisi,...
Angkat Pangan dan Nutrisi, Peneliti Indonesia Masuk Daftar Asian Scientist 100
AI Bisa Memperpanjang...
AI Bisa Memperpanjang Masa Pakai Baterai Kendaraan Listrik
Rekomendasi
Terungkap! 3 Modus Propaganda...
Terungkap! 3 Modus Propaganda Disintegrasi yang Membonceng Film Pesta Babi
Tok! DPR Sahkan RUU...
Tok! DPR Sahkan RUU Polri Jadi UU
5 Legenda Sepak Bola...
5 Legenda Sepak Bola yang Dicurangi Peraturan Lama Ballon d'Or
Berita Terkini
Gerhana Matahari Total...
Gerhana Matahari Total Terlama Abad Ini Akan Segera Terjadi
Ilmuwan Pastikan AI...
Ilmuwan Pastikan AI Belum Bisa Kalahkan Teori Soal Iklim
Mantap! Telkom Bagikan...
Mantap! Telkom Bagikan Dividen Saham Rp21,9 Triliun dari Hasil Buku 2025
Meta Akui Chatbot AI...
Meta Akui Chatbot AI Menyebabkan Ribuan Akun Instagram Diretas
Hadirkan Panggung Hiburan...
Hadirkan Panggung Hiburan dan Aksi Sosial, Truk SnackVideo 2026 Keliling Berbagai Daerah
BRIN Teliti Rafflesia...
BRIN Teliti Rafflesia Anambas yang Viral, Bunga Langka Jenis Baru?
Infografis
AS Kerahkan 15.000 Prajurit...
AS Kerahkan 15.000 Prajurit dan 100 Jet Tempur Amankan Selat Hormuz
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved