Laba-laba Trapdoor Terbesar Ditemukan di Australia, Bentuknya Seram!
Jum'at, 31 Maret 2023 - 05:25 WIB
loading...
A
A
A
Spesies yang baru ditemukan, Euoplos dignitas, adalah sejenis laba-laba pintu jebakan emas yang ditemukan di hutan semi-kering di Sabuk Brigalow, sebuah wilayah di Queensland tengah. Laba-laba ini tidak berbahaya bagi manusia.
![Laba-laba Trapdoor Terbesar Ditemukan di Australia, Bentuknya Seram!]()
Dalam bahasa Latin, nama Euoplos dignitas berarti keragaman atau kehebatan. “Mencerminkan ukuran dan sifat yang mengesankan dari laba-laba tersebut,” kata para ilmuwan dari Museum Queensland yang menemukannya.
Betina dari spesies ini memiliki karapas warna merah kecokelatan. Sedangkan jantan memiliki lapisan luar berwarna merah madu dan perut berwarna abu-abu kecokelatan.
Euoplos dignitas tinggal di habitat hutan terbuka, membangun liangnya di tanah hitam.
Laba-laba betina menghabiskan hidup mereka di bawah tanah. Sementara laba-laba jantan pergi untuk mencari pasangan di liang lain setelah lima sampai tujuh tahun.
Sangat sedikit spesimen spesies ini yang telah dikumpulkan dalam beberapa dekade terakhir, dengan hanya satu betina yang diserahkan ke Museum Queensland sejak 1960-an, kata para ilmuwan dalam sebuah penelitian yang diterbitkan dalam Journal of Arachnology.

Dalam bahasa Latin, nama Euoplos dignitas berarti keragaman atau kehebatan. “Mencerminkan ukuran dan sifat yang mengesankan dari laba-laba tersebut,” kata para ilmuwan dari Museum Queensland yang menemukannya.
Betina dari spesies ini memiliki karapas warna merah kecokelatan. Sedangkan jantan memiliki lapisan luar berwarna merah madu dan perut berwarna abu-abu kecokelatan.
Euoplos dignitas tinggal di habitat hutan terbuka, membangun liangnya di tanah hitam.
Laba-laba betina menghabiskan hidup mereka di bawah tanah. Sementara laba-laba jantan pergi untuk mencari pasangan di liang lain setelah lima sampai tujuh tahun.
Sangat sedikit spesimen spesies ini yang telah dikumpulkan dalam beberapa dekade terakhir, dengan hanya satu betina yang diserahkan ke Museum Queensland sejak 1960-an, kata para ilmuwan dalam sebuah penelitian yang diterbitkan dalam Journal of Arachnology.
Lihat Juga :