2 Patung Dewi Venus Bugil Ditemukan di Tempat Pembuangan Sampah
Selasa, 28 Maret 2023 - 17:54 WIB
loading...
Para arkeolog menemukan dua patung dewi Venus di tambang era Romawi yang berubah menjadi tempat pembuangan sampah di Rennes, barat laut Prancis. Foto/Inrap/Live Science
A
A
A
PARIS - Para arkeolog menemukan dua patung dewi Venus di tambang era Romawi yang berubah menjadi tempat pembuangan sampah di Rennes, barat laut Prancis . Ditemukan juga harta karun artefak berusia 1.800 tahun lain, seperti tempat pembakaran tembikar, koin, dan pin pakaian.
Rennes didirikan pada abad pertama Masehi sebagai kota Romawi Condate Riedonum dan penambangan. Tepat di luar batas utara kota kuno, para arkeolog menemukan situs penggalian batu era Romawi dengan kedalaman lebih dari 2 meter.
Lokasi itu ditata secara bertahap, yang digunakan orang Romawi mengekstraksi lempengan sekis, batuan metamorf yang biasa digunakan pada zaman kuno untuk konstruksi bangunan. Ketika batu habis dan tambang ditinggalkan pada abad kedua Masehi, itu menjadi tempat pembuangan sampah yang besar.
Baca juga; Temuan Baru, Venus Ternyata Punya Gunung Berapi Aktif
“Orang Romawi terkenal dengan pengembangan tambang di seluruh Mediterania. Tembok beton disukai oleh Roma sehingga membutuhkan banyak batu,” kata Jason Farr, seorang arkeolog Romawi di Universitas Saint Mary di Halifax, Kanada, kepada Live Science, Selasa (28/3/2023).
Rennes didirikan pada abad pertama Masehi sebagai kota Romawi Condate Riedonum dan penambangan. Tepat di luar batas utara kota kuno, para arkeolog menemukan situs penggalian batu era Romawi dengan kedalaman lebih dari 2 meter.
Lokasi itu ditata secara bertahap, yang digunakan orang Romawi mengekstraksi lempengan sekis, batuan metamorf yang biasa digunakan pada zaman kuno untuk konstruksi bangunan. Ketika batu habis dan tambang ditinggalkan pada abad kedua Masehi, itu menjadi tempat pembuangan sampah yang besar.
Baca juga; Temuan Baru, Venus Ternyata Punya Gunung Berapi Aktif
“Orang Romawi terkenal dengan pengembangan tambang di seluruh Mediterania. Tembok beton disukai oleh Roma sehingga membutuhkan banyak batu,” kata Jason Farr, seorang arkeolog Romawi di Universitas Saint Mary di Halifax, Kanada, kepada Live Science, Selasa (28/3/2023).
Lihat Juga :