Astronot UEA Sultan Al Neyadi Berikan Ucapan Selamat Ramadan dari Luar Angkasa
Jum'at, 24 Maret 2023 - 16:57 WIB
loading...
Astronot Uni Emirat Arab (UEA) Sultan Al Neyadi yang merayakan awal Ramadan di luar angkasa memberikan ucapan atas datangnya bulan penuh berkah ini dari Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS). Foto/NASA TV
A
A
A
FLORIDA - Astronot Uni Emirat Arab (UEA) Sultan Al Neyadi yang merayakan awal Ramadan di luar angkasa memberikan ucapan atas datangnya bulan penuh berkah ini dari Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS). Sultan Al Neyadi kemungkinan besar tidak menjalankan ibadah puasa karena khawatir akan mengganggu tugasnya selama di ISS.
Sultan Al Neyadi tiba di luar angkasa pada 2 Maret 2023 setelah diluncurkan ke orbit dengan roket Falcon 9 SpaceX dan pesawat ruang angkasa Crew Dragon. Dia bekerja di Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS) selama enam bulan dalam misi jangka panjang pertama.
“Ramadhan Mubarak. Semoga bulan ini penuh dengan berkah. Berbagi pemandangan malam yang indah dari Stasiun Luar Angkasa Internasional dengan kalian semua,” tulis Al Neyadi di Twitter Kamis 24 Maret 2023 sambil membagikan video pemandangan spektakuler Bumi, bulan, dan Venus dari Stasiun Luar Angkasa Internasional.
Baca juga; Astronot UEA Sultan Al Neyadi Menyambut Ramadan di Luar Angkasa
Sultan Al Neyadi merupakan astronot pertama Uni Emirat Arab yang menjalani misi jangka panjang di ISS. Namun, Sultan Al Neyadi bukan astronot pertama yang merayakan Ramadan di luar angkasa.
Muslim pertama yang pergi ke luar angkasa, adalah Pangeran Sultan bin Salman Al-Saud dari Arab Saudi, tiba menjelang akhir bulan suci pada 17 Juni 1985. Dia mengikuti misi pesawat ulang-alik STS-51G selama seminggu.
Sementara sebagian besar Muslim dewasa harus berpuasa dari fajar hingga matahari terbenam selama bulan Ramadan, Sultan Al Neyadi tidak boleh berpartisipasi karena alasan operasional. Dia menambahkan bahwa prioritasnya adalah melayani misi, karena dia tidak dapat melakukan aktivitas yang dapat membahayakan misi atau mungkin membahayakan awak kapal.
Sultan Al Neyadi tiba di luar angkasa pada 2 Maret 2023 setelah diluncurkan ke orbit dengan roket Falcon 9 SpaceX dan pesawat ruang angkasa Crew Dragon. Dia bekerja di Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS) selama enam bulan dalam misi jangka panjang pertama.
“Ramadhan Mubarak. Semoga bulan ini penuh dengan berkah. Berbagi pemandangan malam yang indah dari Stasiun Luar Angkasa Internasional dengan kalian semua,” tulis Al Neyadi di Twitter Kamis 24 Maret 2023 sambil membagikan video pemandangan spektakuler Bumi, bulan, dan Venus dari Stasiun Luar Angkasa Internasional.
Baca juga; Astronot UEA Sultan Al Neyadi Menyambut Ramadan di Luar Angkasa
Sultan Al Neyadi merupakan astronot pertama Uni Emirat Arab yang menjalani misi jangka panjang di ISS. Namun, Sultan Al Neyadi bukan astronot pertama yang merayakan Ramadan di luar angkasa.
Muslim pertama yang pergi ke luar angkasa, adalah Pangeran Sultan bin Salman Al-Saud dari Arab Saudi, tiba menjelang akhir bulan suci pada 17 Juni 1985. Dia mengikuti misi pesawat ulang-alik STS-51G selama seminggu.
Sementara sebagian besar Muslim dewasa harus berpuasa dari fajar hingga matahari terbenam selama bulan Ramadan, Sultan Al Neyadi tidak boleh berpartisipasi karena alasan operasional. Dia menambahkan bahwa prioritasnya adalah melayani misi, karena dia tidak dapat melakukan aktivitas yang dapat membahayakan misi atau mungkin membahayakan awak kapal.

Lihat Juga :