Mengenal 3 Anak Albert Einstein, Apakah Mereka Memiliki Kecerdasan Seperti Ayahnya?
Sabtu, 11 Maret 2023 - 16:13 WIB
loading...
A
A
A
Bernhard Caesar Einstein mempunyai 5 orang anak. Anak tertuanya adalah seorang dokter ahli anastesia suatu Rumah Sakit di Santa Monica, California.
![Mengenal 3 Anak Albert Einstein, Apakah Mereka Memiliki Kecerdasan Seperti Ayahnya?]()
Albert Einstein bersama istrinya Mileva Maric dan putranya Hans Albert Einstein. Foto/Public Domain/allthatsinteresting
Putra bungsu Einstein, yaitu Eduard meninggal karena stroke pada usia 55 tahun pada bulan Oktober 1965 dan dimakamkan di Honggerberg, Zurich. Dia telah menghabiskan lebih dari tiga dekade hidupnya di klinik psikiatri Burgholzli di Universitas Zurich.
Eduard sejak kecil sering sakit-sakitan yang membuat fisiknya lemah. Seiring bertambahnya usia, Eduard (yang dijuluki ayahnya "tete", dari bahasa Prancis "petit") tertarik pada puisi, piano, meskipun akhir kuliah di jurusan psikiatri di Universitas Zurich.
Baca juga; Inilah 5 Orang dengan IQ Lebih Tinggi dari Albert Einstein
Mengikuti jejak ayahnya, Eduard jatuh cinta dengan seorang wanita yang lebih tua di kampusnya, namun kandas dengan malapetaka. Kesehatan mental Eduard memburuk dan berpuncak pada upaya bunuh diri pada tahun 1930.
Dia didiagnosis mengalami skizofrenia (gangguan yang mempengaruhi kemampuan seseorang untuk berpikir, merasakan, dan berperilaku dengan baik). Akhirnya sampai pada titik kondisi itu memengaruhi kemampuan bicara dan kognitifnya.
Einstein terpaksa meninggalkan Eduard di klinik psikiatri Burgholzli di Universitas Zurich ketika terpaksa bermigrasi ke Amerika Serikat pada tahun 1933. Itu pertemuan terakhir kali Einstein dengan putra keduanya.

Albert Einstein bersama istrinya Mileva Maric dan putranya Hans Albert Einstein. Foto/Public Domain/allthatsinteresting
Putra bungsu Einstein, yaitu Eduard meninggal karena stroke pada usia 55 tahun pada bulan Oktober 1965 dan dimakamkan di Honggerberg, Zurich. Dia telah menghabiskan lebih dari tiga dekade hidupnya di klinik psikiatri Burgholzli di Universitas Zurich.
Eduard sejak kecil sering sakit-sakitan yang membuat fisiknya lemah. Seiring bertambahnya usia, Eduard (yang dijuluki ayahnya "tete", dari bahasa Prancis "petit") tertarik pada puisi, piano, meskipun akhir kuliah di jurusan psikiatri di Universitas Zurich.
Baca juga; Inilah 5 Orang dengan IQ Lebih Tinggi dari Albert Einstein
Mengikuti jejak ayahnya, Eduard jatuh cinta dengan seorang wanita yang lebih tua di kampusnya, namun kandas dengan malapetaka. Kesehatan mental Eduard memburuk dan berpuncak pada upaya bunuh diri pada tahun 1930.
Dia didiagnosis mengalami skizofrenia (gangguan yang mempengaruhi kemampuan seseorang untuk berpikir, merasakan, dan berperilaku dengan baik). Akhirnya sampai pada titik kondisi itu memengaruhi kemampuan bicara dan kognitifnya.
Einstein terpaksa meninggalkan Eduard di klinik psikiatri Burgholzli di Universitas Zurich ketika terpaksa bermigrasi ke Amerika Serikat pada tahun 1933. Itu pertemuan terakhir kali Einstein dengan putra keduanya.
(wib)
Lihat Juga :