Desain Sayap Menyerupai Pemimpin Nazi, Spesies Kumbang Ini Dinamai Hitler

Kamis, 23 Februari 2023 - 06:18 WIB
loading...
Desain Sayap Menyerupai...
Kumbang Hitler Catacanthus Incarnatus, juga dikenal sebagai kutu busuk berwajah manusia, adalah hama yang memakan buah-buahan, tanaman kapas, jagung, kedelai, dan kacang mete. FOTO/ Mirror
A A A
NEW DELHI - Spesies kumbang yang dikenal karena bau busuknya telah berganti nama menjadi Adolf Hitler karena desain sayapnya menyerupai wajah pemimpin Nazi Jerman.

BACA JUGA - Teror Macan Kumbang Resahkan Warga

Seperti dilansir dari Mirror Kamis (23/2/2023), Catacanthus Incarnatus, juga dikenal sebagai kutu busuk berwajah manusia, adalah hama yang memakan buah-buahan, tanaman kapas, jagung, kedelai, dan kacang mete.

"Tren penamaan serangga setelah tokoh populer dimulai baru-baru ini,''

"Spesies Catacanthus Incarnatus dinamai Hitler karena kumbang itu menyerupai wajah diktator Nazi Jerman," lapor surat kabar The New Indian Express.

Berdasarkan laporan surat kabar tersebut, beberapa spesies kumbang lainnya juga dinamai dengan nama selebriti Bollywood seperti Amrish Puri dan AK Hangal.

Menurut surat kabar tersebut, tujuan penggantian nama spesies kumbang adalah untuk meningkatkan minat mahasiswa penelitian dengan mempermudah identifikasi studi serangga.

Namun, beberapa pengamat satwa liar bereaksi berbeda terhadap perbandingan tersebut.

Fotografer Michael Lassle yang menemukan spesies kumbang di Langkawi percaya bahwa serangga tersebut tidak memerlukan nama seperti itu.

"Saya pikir ada beberapa kesejajaran dengan gaya Hitler yang ditemukan di Napoleon dan laba-laba Napoleon,''

“Namun, setiap orang mungkin memiliki pandangan yang berbeda tentang alam, oleh karena itu, saya lebih suka julukannya sebagai kutu busuk berwajah manusia,''

"Jika saya kumbang itu, tentu saya tidak ingin dibandingkan dengan Hitler," katanya.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ilmuwan Mengembangkan...
Ilmuwan Mengembangkan Jaket Penghasil Air dari Udara Sekitar
Perang Rusia-Ukraina...
Perang Rusia-Ukraina Memicu Perlombaan Senjata AI
NASA Temukan Sesuatu...
NASA Temukan Sesuatu yang Misterius saat Perubahan Waktu Siang ke Malam
Israel Temukan Batu...
Israel Temukan Batu Suci Berusia 2.700 Tahun yang Tertulis dalam Alkitab
Facebook Luncurkan Mode...
Facebook Luncurkan Mode Pencarian AI, Begini Cara Pakainya
NASA Temukan Planet...
NASA Temukan Planet Raksasa dengan Suhu seperti di Bumi dan Dipenuhi Gas Metana
Lithuania Siap Luncurkan...
Lithuania Siap Luncurkan Mobil yang Bisa Berubah Jadi Robot
Audi Nuvolari Spyder...
Audi Nuvolari Spyder versi Konvertibel Akan segera Diluncurkan
Angkat Pangan dan Nutrisi,...
Angkat Pangan dan Nutrisi, Peneliti Indonesia Masuk Daftar Asian Scientist 100
Rekomendasi
Jaksa Ungkap Nama Samaran...
Jaksa Ungkap Nama Samaran Hery Susanto, Ada John Lennon 07 hingga Komandante
Panglima TNI Lantik...
Panglima TNI Lantik 1.737 Perwira Baru di Akmil Magelang
Rekrutmen Penggerak...
Rekrutmen Penggerak HAM 2026 Resmi Diperpanjang, Daftar di Link Ini
Berita Terkini
Gandeng SAP, Strategi...
Gandeng SAP, Strategi Digital Geo Dipa Mengelola Potensi Panas Bumi Lebih dari 800 MW
Meta Menemukan Tambang...
Meta Menemukan Tambang Emas Baru
Google dan A24 Berkolaborasi...
Google dan A24 Berkolaborasi Kembangkan Teknologi AI di Industri Film
Tanda-tanda Ponsel Anda...
Tanda-tanda Ponsel Anda sedang Diawasi yang Perlu Diketahui
Ilmuwan Mengembangkan...
Ilmuwan Mengembangkan Jaket Penghasil Air dari Udara Sekitar
Gandeng PT Samafitro,...
Gandeng PT Samafitro, Hytera Perkuat Jaringan Komunikasi Profesional di Indonesia
Infografis
Iran Paksa AS Terima...
Iran Paksa AS Terima Kekalahan setelah 40 Hari Berperang, Ini 10 Poin Gencatan Senjata
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved