Pencairan Gletser Kiamat di Antartika Barat Berjalan Lebih Lambat, Namun Bagian Bawahnya Retak
Kamis, 16 Februari 2023 - 17:43 WIB
loading...
A
A
A
Di sana, mereka menemukan bahwa bagian bawah es tidak mulus dan horizontal, melainkan membentuk formasi tangga berundak dalam rangkaian terasering, dengan dinding vertikal setinggi 6 meter. Di sini, tim juga menemukan banyak retakan, yang dikenal sebagai ceruk, di mana pencairan terjadi dengan cepat. Pada retakan dan permukaan vertikal ini, tim menemukan tingkat pencairan es hingga 30 meter per tahun.
Baca juga; Apakah Gletser Mencair Menjadi Tanda Kiamat? Begini Penjelasannya
“Kami melihat ceruk, dan mungkin teras, melintasi gletser yang menghangat seperti Thwaites. Air hangat masuk ke dalam retakan, membantu melemahkan gletser pada titik terlemahnya,” kata Schmidt.
Gletser Thwaites berada di atas cekungan batuan dasar seperti mangkuk yang miring ke atas menuju laut, yang berarti sebagian besar esnya berada di bawah permukaan laut. Oleh karena itu, jika gletser mundur terlalu jauh ke belakang, gletser dapat runtuh dengan cepat.
“Dan jika gletser Kiamat jatuh, yang lain di dekatnya berpotensi mengikuti. Ini dapat menaikkan permukaan laut sebanyak 3 meter selama beberapa ribu tahun,” ujar Schmidt.
Baca juga; Apakah Gletser Mencair Menjadi Tanda Kiamat? Begini Penjelasannya
“Kami melihat ceruk, dan mungkin teras, melintasi gletser yang menghangat seperti Thwaites. Air hangat masuk ke dalam retakan, membantu melemahkan gletser pada titik terlemahnya,” kata Schmidt.
Gletser Thwaites berada di atas cekungan batuan dasar seperti mangkuk yang miring ke atas menuju laut, yang berarti sebagian besar esnya berada di bawah permukaan laut. Oleh karena itu, jika gletser mundur terlalu jauh ke belakang, gletser dapat runtuh dengan cepat.
“Dan jika gletser Kiamat jatuh, yang lain di dekatnya berpotensi mengikuti. Ini dapat menaikkan permukaan laut sebanyak 3 meter selama beberapa ribu tahun,” ujar Schmidt.
(wib)
Lihat Juga :