Jepang Siapkan Debut Peluncuran Roket Terbaru H3, Lebih Bertenaga dari Roket Lama H-IIA
Selasa, 14 Februari 2023 - 15:27 WIB
loading...
A
A
A
“Melihat 20 tahun ke depan, kami menargetkan pengoperasian roket ini menjadi basis industri peluncuran dengan sekitar enam satelit setiap tahun. Untuk itu, pesanan satelit komersial swasta dari pasar layanan peluncuran, serta pemerintah, sangat penting,” tambah JAXA.
![Jepang Siapkan Debut Peluncuran Roket Terbaru H3, Lebih Bertenaga dari Roket Lama H-IIA]()
Pada misi peluncuran debut roket H3, akan membawa muatan operasional Advanced Land Observing Satellite-3 (ALOS-3), yang juga dikenal sebagai DAICHI-3. Roket H3 akan mengirimkan ALOS-3 ke orbit sinkron matahari.
Satelit seberat 3 ton ini mampu menyelesaikan fitur selebar 0,8 meter di permukaan bumi dari puncaknya setinggi 669 km. Data satelit akan membantu pemantauan dan tanggap bencana, serta sejumlah bidang lainnya.
Baca juga; Satelit Jepang Bersihkan Sampah Ruang Angkasa Pakai Laser
“Data yang diamati dari ALOS-3 diharapkan mengarah pada kemajuan di berbagai bidang karena kemampuan pencitraannya yang unik. Ini akan memberikan kontribusi yang signifikan untuk meningkatkan informasi dan penelitian geospasial global serta aplikasi untuk pemantauan lingkungan pesisir atau vegetasi,” tulis JAXA.

Pada misi peluncuran debut roket H3, akan membawa muatan operasional Advanced Land Observing Satellite-3 (ALOS-3), yang juga dikenal sebagai DAICHI-3. Roket H3 akan mengirimkan ALOS-3 ke orbit sinkron matahari.
Satelit seberat 3 ton ini mampu menyelesaikan fitur selebar 0,8 meter di permukaan bumi dari puncaknya setinggi 669 km. Data satelit akan membantu pemantauan dan tanggap bencana, serta sejumlah bidang lainnya.
Baca juga; Satelit Jepang Bersihkan Sampah Ruang Angkasa Pakai Laser
“Data yang diamati dari ALOS-3 diharapkan mengarah pada kemajuan di berbagai bidang karena kemampuan pencitraannya yang unik. Ini akan memberikan kontribusi yang signifikan untuk meningkatkan informasi dan penelitian geospasial global serta aplikasi untuk pemantauan lingkungan pesisir atau vegetasi,” tulis JAXA.
(wib)
Lihat Juga :