Terletak di Indonesia, Patahan Banda Bisa Picu Bencana Melebihi Gempa Turki

Selasa, 14 Februari 2023 - 16:56 WIB
loading...
Terletak di Indonesia,...
hli geologi untuk pertama kalinya telah melihat dan mendokumentasikan the Banda Detachment Fault (BDF) yang berada di Indonesia bagian timur – dan mencari tahu bagaimana patahan itu bisa terbentuk. foto/ Daily
A A A
MALUKU - Sekelompok ilmuwan ungkap sesar atau patahan terbesar di Bumi yang bisa picu gempa bumi melebihi gempa bumi di Turki yang berada di Indonesia.

BACA JUGA - Guncangan Hebat Gempa Turki Sampai Terasa di Greenland

Hasil penelitian menyebut patahan tersebut tepatnya berada dalam palung di bawah Laut Banda. Zona ini adalah jurang laut yang mengerikan yang disebut “abyss”, di kedalaman 7 km.

Dipimpin oleh peneliti utama bernama Dr. Jonathan Pownall dari Australian National University (ANU) mengatakan temuan itu akan membantu para peneliti menilai bahaya tsunami di masa depan di daerah tersebut.

Sekarang para ahli geologi untuk pertama kalinya telah melihat dan mendokumentasikan the Banda Detachment Fault (BDF) yang berada di Indonesia bagian timur – dan mencari tahu bagaimana patahan itu bisa terbentuk.

Hal ini dapat menyebabkan terobosan dalam prediksi tsunami untuk daerah tersebut, yang merupakan bagian dari Cincin Api – sebuah wilayah di sekitar cekungan Samudra Pasifik yang dikenal karena gempa bumi dan letusan gunung berapi.

“Palung atau abyss yang telah dikenal selama 90 tahun, tetapi sampai sekarang tidak ada yang bisa menjelaskan: Bagaimana daerah itu bisa begitu dalam?,” tanya Dr. Pownall seperti dilansir dari Space Daily.

“Dari penelitian kami menemukan bahwa jurang di laut sedalam 7 km di bawah Laut Banda, di sebelah timur Indonesia, dibentuk oleh perluasan sepanjang apa yang mungkin merupakan bidang patahan terbesar yang teridentifikasi di planet Bumi,” tambah Dr. Pownall

Detachment faulting atau “detasemen patahan” dikaitkan dengan tektonik ekstensional berskala besar.

Dr. Pownall mengatakan patahan ini, the Banda Detachment, merepresentasikan robekan di dasar lautan yang terpapar seluas lebih dari 60.000 kilometer persegi.

Dr. Pownall juga mengatakan bahwa penemuan patahan Detasemen Banda yang berada di sekitar kordinat 05°52′22.3″S 130°35′40.1″E ini akan membantu peneliti untuk menilai bahaya tsunami dan gempa bumi di masa depan.

“Di daerah dengan risiko gempa dan tsunami ekstrem, pengetahuan tentang patahan utama seperti Detasemen Banda, yang dapat membuat gempa besar 8SR ketika mereka tergelincir, merupakan hal mendasar untuk dapat menilai dengan benar dalam hal bahaya tektonik,” katanya.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ilmuwan Mengembangkan...
Ilmuwan Mengembangkan Jaket Penghasil Air dari Udara Sekitar
Perang Rusia-Ukraina...
Perang Rusia-Ukraina Memicu Perlombaan Senjata AI
NASA Temukan Sesuatu...
NASA Temukan Sesuatu yang Misterius saat Perubahan Waktu Siang ke Malam
Israel Temukan Batu...
Israel Temukan Batu Suci Berusia 2.700 Tahun yang Tertulis dalam Alkitab
Facebook Luncurkan Mode...
Facebook Luncurkan Mode Pencarian AI, Begini Cara Pakainya
NASA Temukan Planet...
NASA Temukan Planet Raksasa dengan Suhu seperti di Bumi dan Dipenuhi Gas Metana
Seluruh WNI di Venezuela...
Seluruh WNI di Venezuela Aman, Gedung KBRI di Caracas Tidak Rusak
Venezuela Diguncang...
Venezuela Diguncang Gempa M7,2 Berturut-turut, Korban Tewas Diperkirakan Ribuan Orang
Gempa Magnitudo 4,1...
Gempa Magnitudo 4,1 Kembali Guncang Sigi, BMKG Catat 1.163 Gempa Susulan Pascagempa M6,7
Rekomendasi
Jalur Medan-Berastagi...
Jalur Medan-Berastagi Tak Lagi Memadai
Kronologi ART Angel...
Kronologi ART Angel Lelga Ketahuan Mencuri, Berawal dari Cari Barang yang Mau Dipakai
Belum Move On, Aji Darmaji...
Belum Move On, Aji Darmaji Tak Kuat Lihat Rumah Lama dengan Mpok Alpa di Ciganjur
Berita Terkini
Meta Menemukan Tambang...
Meta Menemukan Tambang Emas Baru
Google dan A24 Berkolaborasi...
Google dan A24 Berkolaborasi Kembangkan Teknologi AI di Industri Film
Tanda-tanda Ponsel Anda...
Tanda-tanda Ponsel Anda sedang Diawasi yang Perlu Diketahui
Ilmuwan Mengembangkan...
Ilmuwan Mengembangkan Jaket Penghasil Air dari Udara Sekitar
Gandeng PT Samafitro,...
Gandeng PT Samafitro, Hytera Perkuat Jaringan Komunikasi Profesional di Indonesia
Pergeseran domino dari...
Pergeseran domino dari Game HP Jadi Turnamen Pro Berhadiah Ratusan Juta
Infografis
10 Universitas Terbaik...
10 Universitas Terbaik di Indonesia Versi THE Asia University Rankings 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved