Mampu Akhiri Pandemi, Dua Ilmuwan Ini Ada di Balik Lahirnya COVID-19
Rabu, 15 Juli 2020 - 11:14 WIB
loading...
A
A
A
Ketika itu, Direktur Jenderal WHO Margaret Chan Fung Fu-chun dan Malik Peiris menghadiri upacara tersebut. Margaret Chan Fung Fu-chun pernah menjabat Direktur Dinas Kesehatan Pemerintah Hongkong dan dituduh terpilih sebagai Direktur Jenderal WHO karena didukung oleh China.
Menurut situs resmi Universitas Hongkong, Malik Peiris adalah anggota Kelompok Penasihat Strategis WHO untuk Ahli Imunisasi yang melayani beberapa komite WHO.
Malik Peirin lahir di Sri Lanka. Meskipun sistem demokrasi diterapkan, partai-partai politik sayap kiri di Sri Lanka sangat aktif, dan sistem politik negara itu juga banyak menganut sistem sosialis.
Pada tahun 2003, Malik Peiris mengisolasi patogen SARS di laboratorium Universitas Hongkong dan menggunakan PCR real-time untuk mendiagnosis SARS dengan kolaboratornya.
Leo Poon adalah murid Malik Peiris dan kemudian menjadi kolega dan kolaborator. Bersama-sama, mereka menerbitkan makalah tentang penelitian virus komunis Tiongkok dalam jurnal Natural Science.
Menurut situs resmi Universitas Hongkong, Malik Peiris adalah anggota Kelompok Penasihat Strategis WHO untuk Ahli Imunisasi yang melayani beberapa komite WHO.
Malik Peirin lahir di Sri Lanka. Meskipun sistem demokrasi diterapkan, partai-partai politik sayap kiri di Sri Lanka sangat aktif, dan sistem politik negara itu juga banyak menganut sistem sosialis.
Pada tahun 2003, Malik Peiris mengisolasi patogen SARS di laboratorium Universitas Hongkong dan menggunakan PCR real-time untuk mendiagnosis SARS dengan kolaboratornya.
Leo Poon adalah murid Malik Peiris dan kemudian menjadi kolega dan kolaborator. Bersama-sama, mereka menerbitkan makalah tentang penelitian virus komunis Tiongkok dalam jurnal Natural Science.
Lihat Juga :