Kodok Monster yang Lebih Besar dari Toadzilla Bakal Bikin Geger Dunia

Minggu, 29 Januari 2023 - 08:00 WIB
loading...
Kodok Monster yang Lebih...
Kodok tebu yang ditemukan di Australia sangat besar sampai dinamakan Toadzilla. Foto/7News.
A A A
JAKARTA - Ilmuwan khawatir kodok monster yang lebih besar dari Toadzilla bakal muncul dan bikin geger dunia. Pasalnya secara alami kodok akan selalu menyesuaikan tubuhnya sesuai dengan kondisi alam yang ditinggali.

Diketahui kodok tebu berukuran raksasa ditemukan di Queensland, Australia baru-baru ini. Kodok tersebut memiliki ukuran yang tidak biasa karena sangat besar.

Tubuh kodok tebu tersebut enam kali lebih besar dari rata-rata kodok yang ada. Beratnya juga mencapai 2,7 kilogram.

Bisa dikatakan ukuran kodok tersebut sama dengan dimensi bola basket. Tidak heran jika kodok tersebut dinamakan Toadzilla yakni perpaduan kata kodok dan monster godzilla.

Baca juga : Carsentro, Bursa Mobil Bekas Terbesar di Bogor, Siap Layani Masyarakat Kota Hujan

Kodok Monster yang Lebih Besar dari Toadzilla Bakal Bikin Geger Dunia


Hanya saja kehadiran kodok tersebut justru merupakan peringatan. Lin Schwarzkopf, Profesor Zoology dari James Cook University mengatakan kehadiran Toadzilla itu justru berpotensi ditemukannya lagi kodok yang ukurannya jauh lebih besar.

Menurutnya seperti semua hewan berdarah dingin atau ektotermik lainnya, kodok tebu tidak memiliki batasan ukuran tubuh seperti mamalia dan burung. Mereka dapat terus tumbuh sepanjang hidup mereka.
"Para peneliti telah menemukan kodok di bagian depan gelombang invasi menjadi lebih besar lebih cepat karena lebih banyak mangsa," jelasnya.

Dia mengatajkan kodok tebu yang ada di Australia sejatinya bukan hewan asli dari benua kangguru. Kodok tebu itu didatangkan dari tempat lain dan diberdayakan untuk memakan kumbang tebu.

Saat hendak dibawa ke Australia ahli entomologi bernama Walter Froggatt memohon kepada pihak berwenang untuk tidak membebaskan mereka. “Kodok besar ini, kebal terhadap musuh, omnivora dalam kebiasaannya, dan berkembang biak sepanjang tahun, dapat menjadi hama yang sama besarnya dengan kelinci atau kaktus,” tulis Walter Froggart waktu itu.

Baca juga : Xpander Cross Baru Tambah Keren karena Tidak Pakai Inden, Yuk Bedah Tampang Bekennya

Hanya saja otoritas Australia menolak keberatan itu dan tetap membawa kodok tebu. Kini kodok tersebut justru sudah berkembang cepat di Australia dan menyaingi kodok-kodok yang muncul di benua kangguru itu.

Bedanya kodok tebu justru memiliki kemampuan survival yang sangat tinggi. Mereka sangat pandai menemukan sumber air tersembunyi, bahkan di bagian negara yang semi-kering.

Kini kemampuan tersebut justru membuat semua orang sanga terkejut karena munculnya Toadzilla. Tidak ada yang menyangka ada kodok yang ukurannya begitu besar seperti yang ada dalam manga Naruto.

"Kami melihat tanda-tanda kodok tebu mungkin beradaptasi dengan kondisi lokal dengan menjadi lebih baik dalam menahan air. Hal itu membuat mereka mampu mengembangkan ukuran mereka," pungkasnya.
(wsb)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Cacing Zombie Hilang...
Cacing Zombie Hilang Secara Misterius, Bikin Ilmuwan Gelisah
Jurassic Park Ternyata...
Jurassic Park Ternyata Benar! Nyamuk Bisa Bawa DNA Hewan
Mata Rusa Kutub Bisa...
Mata Rusa Kutub Bisa Melihat Sesuatu Melebihi Alat Canggih Manapun
Hewan Mana yang Berpasangan...
Hewan Mana yang Berpasangan Seumur Hidup? Setia Sampai Mati
Benua Australia Bergerak...
Benua Australia Bergerak Cepat, NOAA: Berpotensi Menabrak Indonesia
Hewan Semakin Menderita...
Hewan Semakin Menderita seperti Manusia Akibat Degradasi Lingkungan
Australia Sita 100.000...
Australia Sita 100.000 Kecoak Selundupan, Harganya Rp2,5 Miliar
Kemendikdasmen Gandeng...
Kemendikdasmen Gandeng Australia Ciptakan Sekolah Aman dan Nyaman
One Global Capital Gelar...
One Global Capital Gelar Roadshow, Hadir di Kota Utama Indonesia dan Asia
Rekomendasi
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
300 Siswa-Warga Dapatkan...
300 Siswa-Warga Dapatkan Pemeriksaan Mata dan Kacamata Gratis
KontraS Kritik Tuntutan...
KontraS Kritik Tuntutan 2,5 Tahun Penjara untuk Terdakwa Penyiraman Andrie Yunus
Berita Terkini
Iran Berniat Kembangan...
Iran Berniat Kembangan Rudal Balistik Antarbenua biar Tambah Menakutkan
Bangun Kedaulatan Digital,...
Bangun Kedaulatan Digital, Telkom Pertemukan Regulator dan Pemain Industri
Kehilangan Kendali,...
Kehilangan Kendali, Anthropic Usulkan Hentikan Sementara Pengembangan AI
Respons Permintaan Tinggi,...
Respons Permintaan Tinggi, Telkom Akselerasi Ekspansi Kapasitas NeutraDC Batam
Luncurkan AIcosystem,...
Luncurkan AIcosystem, Telkom Siap Garap Peluang AI di Berbagai Sektor Industri
Jalan Pintas Nostalgia:...
Jalan Pintas Nostalgia: Ragnarok Buka Server EDDGA, Naik Level Kini Sekejap Mata
Infografis
Sejarah Boikot Olahraga...
Sejarah Boikot Olahraga Dunia dan Ancaman Jerman Mundur dari Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved