Fenomena Alam Unik, Aurora Berwarna Hijau Menerangi Langit Islandia
Kamis, 19 Januari 2023 - 14:31 WIB
loading...
Aurora adalah pola cahaya di langit yang terjadi akibat aktivitas badai matahari atau suar yang biasa terjadi di belahan bumi utara sebagai cahaya utara atau aurora borealis. Foto/guidetoiceland/twittter
A
A
A
REYKJAVIK - Aurora adalah pola cahaya di langit yang terjadi akibat aktivitas badai matahari atau suar yang biasa terjadi di belahan bumi utara sebagai cahaya utara atau aurora borealis. Aurora tidak menimbulkan efek yang berbahaya, tetapi kadang-kadang suar yang kuat dapat menyebabkan pemadaman radio singkat atau mengganggu satelit.
Vincent Ledvina seorang pemburu aurora mengabadikan fenomena alam unik ini ketika melakukan perjalanan dari Alaska menuju Islandia pada 13 Januari 2023. Ketika berada di suatu lokasi, sekitar 2 jam perjalanan darat dari Reykjavík, Ibu Kota Islandia, merekam lonjakan aurora berwarna hijau.
“Lokasi khusus, ini sangat legendaris dan menghasilkan beberapa komposisi aurora favorit saya. Ini adalah akhir yang sempurna untuk perjalanan kami ke Islandia. Saya belum pernah melihat pertunjukan aurora yang solid," katanya melalui akun twitternya dikutip SINDOnews dari laman Space, Kamis (19/1/2023).
Baca juga; Bumi Mencapai Titik Terdekat dengan Matahari, Berpotensi Dihantam Badai Geomagnetik
Fenomena aurora terjadi setelah aktivitas badai matahari beberapa hari sebelumnya yang menembakkan sinar x dan suar ke rah Bumi. Matahari sedang menuju puncak siklus aktivitas 11 tahunnya sehingga rutin mengirimkan aliran partikel melalui tata surya yang dikenal sebagai badai matahari.
Vincent Ledvina seorang pemburu aurora mengabadikan fenomena alam unik ini ketika melakukan perjalanan dari Alaska menuju Islandia pada 13 Januari 2023. Ketika berada di suatu lokasi, sekitar 2 jam perjalanan darat dari Reykjavík, Ibu Kota Islandia, merekam lonjakan aurora berwarna hijau.
“Lokasi khusus, ini sangat legendaris dan menghasilkan beberapa komposisi aurora favorit saya. Ini adalah akhir yang sempurna untuk perjalanan kami ke Islandia. Saya belum pernah melihat pertunjukan aurora yang solid," katanya melalui akun twitternya dikutip SINDOnews dari laman Space, Kamis (19/1/2023).
Baca juga; Bumi Mencapai Titik Terdekat dengan Matahari, Berpotensi Dihantam Badai Geomagnetik
Fenomena aurora terjadi setelah aktivitas badai matahari beberapa hari sebelumnya yang menembakkan sinar x dan suar ke rah Bumi. Matahari sedang menuju puncak siklus aktivitas 11 tahunnya sehingga rutin mengirimkan aliran partikel melalui tata surya yang dikenal sebagai badai matahari.
Lihat Juga :