Waspada, Ditemukan 2 Spesies Nyamuk Baru Terkait Penyebaran Malaria Cerebral
Selasa, 18 Oktober 2022 - 21:02 WIB
Dua spesies nyamuk baru ditemukan di Sri Lanka, dan salah satunya dikaitkan dengan penyebaran penyakit Malaria Cerebral. Foto/dailynews
COLOMBO - Dua spesies nyamuk baru ditemukan di Sri Lanka, dan salah satunya dikaitkan dengan penyebaran penyakit Malaria Cerebral. Dua spesies nyamuk yang baru diidentifikasi, yaitu Culex sintellus dan Culex niyainfula, ditemukan di daerah Mirigama dan Kalutara.
Dikutip dari laman Adaderana, Selasa (18/10/2022), pejabat National Organizer of the Association of Health Entomology, Disnaka Dissanayake menyebutkan, dua spesies nyamuk tersebut dilaporkan telah diidentifikasi sebelumnya di Thailand dan India. Culex niyainfula, telah disebut sebagai spesies nyamuk Culex infilula tersebar luas di India.
Culex niyainfula, salah satu dari dua spesies nyamuk yang baru ditemukan di pulau tersebut, terkait dengan penyebaran penyakit yang disebut Malaria Cerebral. Sedangkan Culex sintellus, belum dilaporkan sebagai vektor penyakit apa pun di seluruh dunia.
Baca juga; Nyamuk Paling Tercantik di Dunia 'Sabethes'
Penelitian lanjutan sedang dilakukan untuk mengetahui apakah spesies itu adalah vektor aktif di Sri Lanka. Namun, Disnaka Dissanayake menyebutkan, Departemen Entomologi Institut Penelitian Medis Sri Lanka (MRI) telah mengidentifikasi dua spesies nyamuk baru ini menambah keanekaragaman hayati.
Dikutip dari laman news-medical, malaria serebral adalah komplikasi neurologis serius dari malaria berat yang menyerang sekitar 1% anak di bawah usia 5 tahun yang telah terinfeksi Plasmodium falciparum. Setiap tahun, malaria mempengaruhi sekitar 219 juta orang, dengan sekitar 500.000 orang meninggal setiap tahun akibat penyakit ini.
Dikutip dari laman Adaderana, Selasa (18/10/2022), pejabat National Organizer of the Association of Health Entomology, Disnaka Dissanayake menyebutkan, dua spesies nyamuk tersebut dilaporkan telah diidentifikasi sebelumnya di Thailand dan India. Culex niyainfula, telah disebut sebagai spesies nyamuk Culex infilula tersebar luas di India.
Culex niyainfula, salah satu dari dua spesies nyamuk yang baru ditemukan di pulau tersebut, terkait dengan penyebaran penyakit yang disebut Malaria Cerebral. Sedangkan Culex sintellus, belum dilaporkan sebagai vektor penyakit apa pun di seluruh dunia.
Baca juga; Nyamuk Paling Tercantik di Dunia 'Sabethes'
Penelitian lanjutan sedang dilakukan untuk mengetahui apakah spesies itu adalah vektor aktif di Sri Lanka. Namun, Disnaka Dissanayake menyebutkan, Departemen Entomologi Institut Penelitian Medis Sri Lanka (MRI) telah mengidentifikasi dua spesies nyamuk baru ini menambah keanekaragaman hayati.
Dikutip dari laman news-medical, malaria serebral adalah komplikasi neurologis serius dari malaria berat yang menyerang sekitar 1% anak di bawah usia 5 tahun yang telah terinfeksi Plasmodium falciparum. Setiap tahun, malaria mempengaruhi sekitar 219 juta orang, dengan sekitar 500.000 orang meninggal setiap tahun akibat penyakit ini.
Lihat Juga :