Silsilah Raja Jayabaya dan Keluarga, Menurunkan Para Penguasa di Tanah Jawa

Sabtu, 23 Juli 2022 - 13:29 WIB
Petilasan Jayabaya. Selama 177 tahun Kerajaan Kediri berdiri (1045 M-1222 M) ada 8 raja yang berkuasa, salah satunya adalah Sri Aji Jayabaya yang membawa pada masa keemasan. Foto/sejarahraja
JAKARTA - Selama 177 tahun Kerajaan Kediri berdiri (1045 M-1222 M) ada 8 raja yang berkuasa, salah satunya adalah Sri Aji Jayabaya yang membawa pada masa keemasan. Berdasarkan 4 catatan prasasti yang ditemukan, Sri Aji Jayabaya atau yang populer disebut Jayabaya berkuasa sekitar tahun 1135 M hingga 1157 M.

Ketika bertakhta menjadi raja ke-4 Kerajaan Kediri, Jayabaya bergelar Sri Maharaja Sang Mapanji Jayabhaya Sri Warmeswara Madhusudana Awataranindita Suhtrisingha Parakrama Uttunggadewa. Pada masa kepemimpinan Jayabaya, Kerajaan Kediri mampu mengalahkan Jenggala dan menyatukan seluruh takhta Airlangga.



Masa pemerintahan Jayabaya tercatat dalam 4 prasasti yang ditemukan, yaitu prasasti Hantang (tahun 1135 M), prasasti Talan (tahun 1136 M), dan prasasti Jepun (tahun 1144 M). Satu lagi prasasti yang ditemukan berupa karya sastra kakawin Bharatayuddha (tahun 1157 M).

Baca juga; Mabuk Miras Bersama Dayang-dayang Cantik, Membuat Kertanegara Tak Kuasa Hadapi Serangan Kediri

Tidak diketahui pasti kapan Prabu Jayabaya turun takhta. Raja selanjutnya yang memerintah Kediri berdasarkan Prasasti Padelegan II, tertanggal 23 September 1159 adalah Sri Sarweswara. Menurut Prasasti Jaring, Sri Sarweswara merebut kekuasaan dari raja Jayabaya.

Dari laman Kedirikota.go.id, Jayabaya turun takhta dengan cara muksa atau hilang tanpa meninggalkan jasad. Sebelum menghilang, Jayabaya bertapa terlebih dahulu di Desa Menang Kecamatan Pagu Kabupaten Kediri. Setelahnya, mahkota (kuluk) dan juga pakaian kebesarannya (ageman) dilepas, kemudian raja Jayabaya menghilang.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!