Pohon Darah Naga Pulau Socotra, Flora Endemik Penyembuh Segala Penyakit
Kamis, 07 Juli 2022 - 12:31 WIB
Yang menarik tumbuhan unik yang tumbuh di Pulau Socotra di antaranya adalah pohon Darah Naga. FOTO/ Penguin Travel
ADEN - Pulau Socotra memiliki keindahan yang istimewa. Selain disebut sebagai tempat Dajjal, pulau yang indah ini juga penuh misteri.
Yang menarik tumbuhan unik yang tumbuh di Pulau Socotra di antaranya adalah pohon Darah Naga. Pulau dengan segudang keanehan dan misterius ini terletak di Samudera Hindia antara Somalia dan Yaman.
BACA JUGA - 1 Tempat di Bumi yang Disebut dalam Al Quran Namun Sulit Ditemukan
Terdapat sekitar 800 tumbuhan dengan 293 diantaranya merupakan flora endemik yang tidak dapat ditemukan di luar Pulau Socotra. Tumbuhan unik yang tumbuh di Pulau Socotra di antaranya adalah pohon Darah Naga.
Pohon ini pertama kali dideskripsikan oleh James Raymond Wellsted pada 1830-an yang menamainya Pterocarpus draco. Tetapi, ahli botani Skotlandia bernama Isaac Bayley Balfour yang menggambarkan spesies tersebut dan memberikan nama ilmiahnya pada 1880.
Pohon bisa tumbuh setinggi 10 meter dengan lebar 3 meter. Secara umum, jika dilihat, bentuknya seperti payung dengan dahan dan cabang melebar ke samping, yang ujung dahannya dipenuhi daun-daun.
Yang menarik tumbuhan unik yang tumbuh di Pulau Socotra di antaranya adalah pohon Darah Naga. Pulau dengan segudang keanehan dan misterius ini terletak di Samudera Hindia antara Somalia dan Yaman.
BACA JUGA - 1 Tempat di Bumi yang Disebut dalam Al Quran Namun Sulit Ditemukan
Terdapat sekitar 800 tumbuhan dengan 293 diantaranya merupakan flora endemik yang tidak dapat ditemukan di luar Pulau Socotra. Tumbuhan unik yang tumbuh di Pulau Socotra di antaranya adalah pohon Darah Naga.
Pohon ini pertama kali dideskripsikan oleh James Raymond Wellsted pada 1830-an yang menamainya Pterocarpus draco. Tetapi, ahli botani Skotlandia bernama Isaac Bayley Balfour yang menggambarkan spesies tersebut dan memberikan nama ilmiahnya pada 1880.
Pohon bisa tumbuh setinggi 10 meter dengan lebar 3 meter. Secara umum, jika dilihat, bentuknya seperti payung dengan dahan dan cabang melebar ke samping, yang ujung dahannya dipenuhi daun-daun.
Lihat Juga :