Microsoft: Serangan Ransomware di 2022 Semakin Mengkhawatirkan
Kamis, 12 Mei 2022 - 08:25 WIB
Menurut Microsoft, lansekap keamanan siber saat ini semakin menantang dan kompleks. Foto: ist
JAKARTA - Raksasa teknologi asal Amerika Serikat Microsoft berhasil mengidentifikasi 35 kelompok ransomware dan lebih dari 250 pelaku ancaman siber yang bermarkas di berbagai negara di dunia.
Para penjahat siber itu disebut siap melakukan aktivitas kriminal yang merugikan dan berpotensi mengumpulkan dana dari aktivitas tersebut untuk membiayai serangan siber yang lebih berbahaya lagi.
Menurut Microsoft , lansekap keamanan siber saat ini semakin menantang dan kompleks. Berbagai ancaman tumbuh pada tingkat yang mengkhawatirkan selama setahun terakhir. Sementara kerugiannya diprediksi sangat besar.
Dikatakan bahwa kejahatan siber akan merugikan dunia sebesar USD10,5 triliun per tahun pada 2025. Angka ini meningkat dari USD3 triliun pada satu dekade sebelumnya dan USD6 triliun pada 2021.
Para penjahat siber itu disebut siap melakukan aktivitas kriminal yang merugikan dan berpotensi mengumpulkan dana dari aktivitas tersebut untuk membiayai serangan siber yang lebih berbahaya lagi.
Menurut Microsoft , lansekap keamanan siber saat ini semakin menantang dan kompleks. Berbagai ancaman tumbuh pada tingkat yang mengkhawatirkan selama setahun terakhir. Sementara kerugiannya diprediksi sangat besar.
Dikatakan bahwa kejahatan siber akan merugikan dunia sebesar USD10,5 triliun per tahun pada 2025. Angka ini meningkat dari USD3 triliun pada satu dekade sebelumnya dan USD6 triliun pada 2021.
Lihat Juga :