Berbentuk Bulan Sabit, Anting-anting Emas Kuno Berusia 1000 Tahun Raja Viking Bikin Penasaran
Rabu, 15 Desember 2021 - 18:21 WIB
Perhiasan anting-anting emas berbentuk bulan sabit ini diperkirakan berusia 1000 tahun merupakan milik kepala suku Viking. Foto/Museum Nasional Denmark/arkeonews
KOPENHAGEN - Perhiasan anting-anting emas kuno berbentuk bulan sabit ini diperkirakan berusia 1000 tahun merupakan milik kepala suku Viking . Penemuan anting-anting emas di sebuah ladang dekat Bøvling di West Jutland, Denmark, membuat penasaran para ilmuwan.
Anting-anting berbentuk bulan sabit, terdiri dari piring emas dengan dekorasi enamel yang menggambarkan dua burung di sekitar pohon atau tanaman. Potongan terbuat dari cloisonne enamel dalam nuansa ungu, hijau dan biru yang dipisahkan oleh benang emas untuk membentuk desain bergaya dua burung di kedua sisi pohon.
Satu teori adalah bahwa itu menggambarkan Pohon Kehidupan yang dipahami dalam cara ajaran Islam dan Kristen. Jenis desain anting-anting ini sama seperti yang ditemukan di Mesir, Suriah, Byzantium, dan Rusia. Namun, anting-anting emas ini paling mirip dengan contoh desain dari Arab, tepatnya dari Mesir. (Baca juga; Bukan Columbus, Ternyata Bangsa Viking 471 Tahun Lebih Dulu Tiba di Amerika )
Menurut Peter Pentz, inspektur museum di Museum Nasional Denmark, anting-anting emas ini merupakan perhiasan yang indah dan sangat tidak biasa diperkirakan dari abad ke-11. Hanya ada 10 atau 12 pasang yang diketahui di seluruh dunia, dan ini adalah yang pertama ditemukan di Skandinavia (Denmark).
Anting-anting berbentuk bulan sabit, terdiri dari piring emas dengan dekorasi enamel yang menggambarkan dua burung di sekitar pohon atau tanaman. Potongan terbuat dari cloisonne enamel dalam nuansa ungu, hijau dan biru yang dipisahkan oleh benang emas untuk membentuk desain bergaya dua burung di kedua sisi pohon.
Satu teori adalah bahwa itu menggambarkan Pohon Kehidupan yang dipahami dalam cara ajaran Islam dan Kristen. Jenis desain anting-anting ini sama seperti yang ditemukan di Mesir, Suriah, Byzantium, dan Rusia. Namun, anting-anting emas ini paling mirip dengan contoh desain dari Arab, tepatnya dari Mesir. (Baca juga; Bukan Columbus, Ternyata Bangsa Viking 471 Tahun Lebih Dulu Tiba di Amerika )
Menurut Peter Pentz, inspektur museum di Museum Nasional Denmark, anting-anting emas ini merupakan perhiasan yang indah dan sangat tidak biasa diperkirakan dari abad ke-11. Hanya ada 10 atau 12 pasang yang diketahui di seluruh dunia, dan ini adalah yang pertama ditemukan di Skandinavia (Denmark).
Lihat Juga :