Pakar Tegaskan Peretasan Situs Pemerintah Semakin Jadi Tren
Selasa, 19 Oktober 2021 - 23:31 WIB
Meretas situs pemerintah karena memang pengamanannya masih lemah dan belum menjadi budaya yang mengakar. FOTOIST
JAKARTA - Sejumlah situs milik pemerintah diretas dan digunakan sebagai situs judi online. Meski para pelaku sebagian sudah ditangkap, pakar keamanan siber Pratama Persadha mengatakan, praktek peretasan serupa nampaknya akan menjadi tren, mengingat lemahnya keamanan siber pada situs milik pemerintah dan lembaga negara.
Menurutnya, pelaku mudah sekali meretas situs pemerintah karena memang pengamanannya masih lemah dan belum menjadi budaya yang mengakar. Ia menuturkan, situs pemerintah menjadi korban deface web, tapi sekarang mulai menjadi tren diretas untuk situs judi online. BACA JUGA - Website Trump Diretas, Muncul Video Erdogan dan Surat dari Alquran
Para pelaku meretas lalu membuat satu url pada domain yang diretas dan susah untuk dilacak, serta tidak mudah diketahui oleh pemilik sistem tersebut.
"Ada ratusan situs pemerintah yang telah disusupi oleh judi online yang dikarenakan kelemahan pada sistem web sehingga pelaku mudah sekali masuk dan menanamkan iklan tersebut," kata Pratama dalam keterangan tertulis.
Menurutnya, pelaku mudah sekali meretas situs pemerintah karena memang pengamanannya masih lemah dan belum menjadi budaya yang mengakar. Ia menuturkan, situs pemerintah menjadi korban deface web, tapi sekarang mulai menjadi tren diretas untuk situs judi online. BACA JUGA - Website Trump Diretas, Muncul Video Erdogan dan Surat dari Alquran
Para pelaku meretas lalu membuat satu url pada domain yang diretas dan susah untuk dilacak, serta tidak mudah diketahui oleh pemilik sistem tersebut.
"Ada ratusan situs pemerintah yang telah disusupi oleh judi online yang dikarenakan kelemahan pada sistem web sehingga pelaku mudah sekali masuk dan menanamkan iklan tersebut," kata Pratama dalam keterangan tertulis.
Lihat Juga :