Smart Hospital Perlu untuk Hadirkan Keamanan, Keselamatan, dan Kenyamanan Pasien
Kamis, 29 April 2021 - 03:41 WIB
Masyarakat di era normal baru membutuhkan keamanan, keselamatan dan kenyamanan dari rumah sakit. Foto/IST
JAKARTA - Schneider Electric menyatakan digitalisasi rumah sakit dapat menjadi solusi yang efektif dalam memenuhi ekspektasi masyarakat di era normal baru yang menuntut rasa aman dan nyaman lebih dari sebelumnya.
Digitalisasi rumah sakit, dalam hal ini, harus dapat mengintegrasikan sistem manajemen bangunan, tata udara, listrik dan aset (peralatan medis dan layanan konsumen) untuk dapat menghasilkan wawasan real-time berbasis data yang dapat membantu manajemen rumah sakit dalam pengambilan keputusan yang lebih efektif dan tepat sasaran. Tujuannya untuk memberikan pengalaman terbaik dalam hal keamanan, keselamatan, dan kenyamanan bagi pasien dan keluarganya.
Baca juga : CEO Bugatti Beri Sinyal Siap Pindah ke Energi Listrik
Dalam diskusi media virtual bertajuk “Hadapi Era Normal Baru Melalui Penerapan Teknologi Smart Hospital” yang diselenggarakan oleh Schneider Electric, dr Kuntjoro Adi Purjanto, Ketua Umum Perhimpunan Rumah Sakit Seluruh Indonesia, mengatakan, pandemi COVID-19 menjadi sebuah titik balik bagi sektor kesehatan di seluruh dunia.
"Tidak hanya dituntut untuk dapat menjadi garda terdepan dalam penanganan virus baru di mana dibutuhkan banyak observasi medis untuk penanganan yang tepat, namun di sisi lain juga harus memastikan kesiapan inftrastruktur, sarana dan prasarana rumah sakit untuk menghadapi lonjakan pasien," kata Kuntjoro Adi Purjanto.
Lebih lanjut dikatakan, belum lagi harus menghadapi ketakutan masyarakat umum akan potensi penyebaran virus COVID-19 melalui udara di lingkungan rumah sakit. Sebenarnya di dalam infrastruktur rumah sakit telah dipersiapkan untuk mengantisipasi hal tersebut.
Digitalisasi rumah sakit, dalam hal ini, harus dapat mengintegrasikan sistem manajemen bangunan, tata udara, listrik dan aset (peralatan medis dan layanan konsumen) untuk dapat menghasilkan wawasan real-time berbasis data yang dapat membantu manajemen rumah sakit dalam pengambilan keputusan yang lebih efektif dan tepat sasaran. Tujuannya untuk memberikan pengalaman terbaik dalam hal keamanan, keselamatan, dan kenyamanan bagi pasien dan keluarganya.
Baca juga : CEO Bugatti Beri Sinyal Siap Pindah ke Energi Listrik
Dalam diskusi media virtual bertajuk “Hadapi Era Normal Baru Melalui Penerapan Teknologi Smart Hospital” yang diselenggarakan oleh Schneider Electric, dr Kuntjoro Adi Purjanto, Ketua Umum Perhimpunan Rumah Sakit Seluruh Indonesia, mengatakan, pandemi COVID-19 menjadi sebuah titik balik bagi sektor kesehatan di seluruh dunia.
"Tidak hanya dituntut untuk dapat menjadi garda terdepan dalam penanganan virus baru di mana dibutuhkan banyak observasi medis untuk penanganan yang tepat, namun di sisi lain juga harus memastikan kesiapan inftrastruktur, sarana dan prasarana rumah sakit untuk menghadapi lonjakan pasien," kata Kuntjoro Adi Purjanto.
Lebih lanjut dikatakan, belum lagi harus menghadapi ketakutan masyarakat umum akan potensi penyebaran virus COVID-19 melalui udara di lingkungan rumah sakit. Sebenarnya di dalam infrastruktur rumah sakit telah dipersiapkan untuk mengantisipasi hal tersebut.
Lihat Juga :