Menakjubkan, Twit Pertama Bos Twitter Laku Rp41 Miliar
Selasa, 23 Maret 2021 - 14:00 WIB
Jack Dorsey, mantan bos Twitter menerima keuntungan 95 persen dari total penjualan unggahan pertamanya di Twitter. Foto/IST
MENLO PARK - Twit pertama bos Twitter Jack Dorsey telah laku terjual dalam bentuk aset Non-Fungible Token (NFT). NFT sendiri merupakan aset digital unik yang popularitasnya sedang meroket sejak awal 2021.
Twit tersebut laku seharga hingga puluhan miliar. Adapun twit yang dimaksud adalah twit yang tayang pada 22 Maret 2007 dan berbunyi "just setting up my twttr".
Baca juga : Menengok Mewahnya Penampungan Bawah Tanah Antikiamat Buatan Vivos
Cuitan Dorsey dijual melalui lelang pada Valuables, platform yang dimiliki oleh perusahaan berbasis di AS yang bernama Cent.
Melansir dari Reuters, Selasa (23/3/2021), CEO dan co-founder di Cent, Cameron Hejazi, mengonfirmasi bahwa transaksi pembelian twit pertama bos Twitter menggunakan aset kripto Ethereum senilai 1630.5825601. Kurang lebih setara dengan USD2,9 juta atau sekitar Rp41 miliar.
Cent mengonfirmasi bahwa pembelinya adalah Sina Estavi (@sinaEstavi). Berdasar informasi yang tertulis di profil Twitter, Estavi berbasis di Malaysia dan merupakan CEO dari perusahaan blockchain Bridge Oracle.
Twit tersebut laku seharga hingga puluhan miliar. Adapun twit yang dimaksud adalah twit yang tayang pada 22 Maret 2007 dan berbunyi "just setting up my twttr".
Baca juga : Menengok Mewahnya Penampungan Bawah Tanah Antikiamat Buatan Vivos
Cuitan Dorsey dijual melalui lelang pada Valuables, platform yang dimiliki oleh perusahaan berbasis di AS yang bernama Cent.
Melansir dari Reuters, Selasa (23/3/2021), CEO dan co-founder di Cent, Cameron Hejazi, mengonfirmasi bahwa transaksi pembelian twit pertama bos Twitter menggunakan aset kripto Ethereum senilai 1630.5825601. Kurang lebih setara dengan USD2,9 juta atau sekitar Rp41 miliar.
Cent mengonfirmasi bahwa pembelinya adalah Sina Estavi (@sinaEstavi). Berdasar informasi yang tertulis di profil Twitter, Estavi berbasis di Malaysia dan merupakan CEO dari perusahaan blockchain Bridge Oracle.
Lihat Juga :