10 Temuan Jenius yang Disesali Sang Penemunya hingga Kini

Sabtu, 27 Februari 2021 - 17:32 WIB
Orang yang merupakan bagian dari tim Mark melahirkan facebook inilah yang mengaku menyesal kemudian atas ditemukannya facebook. Orang tersebut beranama Sean Parker. Sean merasa tidak bangga dengan pencapaiannya tersebut. Terbukti, pada 2017 Sean menyebut bahwa facebook terlalu memanfaatkan "kerapuhan" psikologis penggunanya untuk popularitas, melalui likes, opini status, dan sebagainya. Sean juga mengkritisi facebook yang bisa menimbulkan kecanduan bagi penggunanya.

4. Iklan Pop Up di Internet



Pernahkah kalian mendapati iklan pop up di internet? Iklan pop up yang kerap muncul di internet sangat mengganggu. Terkadang, kemunculannya bahkan sampai membuat jengkel. Kalian tidak sendiri, sebab iklan di internet juga termasuk salah satu penemuan yang disesali penemunya. Ya, sang penemu Ethan Zuckerman juga merasa hal sama.

Ide Ethan untuk membuat iklan pop up ini tercetus sekitar tahun 1990-an. Ethan pertama kali membuat iklan pop up untuk sebuah perusahaan mobil. Untuk menyebar iklan tersebut, Ethan kemudian menyusun konsep iklan yang tidak hanya akan muncul di laman asli sebuah web. Namun, juga akan muncul secara terpisah di halaman lainnya.

Ethan merupakan sosok yang pertama menyusun kode pemrograman tersebut, dan masih diterapkan sampai saat ini. Sekian tahun berselang, tepatnya pada 2014, Ethan Zuckherman muncul di sebuah media online bernama The Atlantic. Di sana dia meminta maaf, karena kini idenya dalam membuat iklan tersebut justru menjadi hal yang sangat mengganggu. (Baca juga: Deretan Alat Telekomunikasi dari Masa ke Masa, Ada yang Masih Ingat?)

5. Hari Ibu Sedunia



Hari Ibu dirayakan oleh berbagai negara di dunia. Di Indonesia, warga memperingatinya setiap 22 Desember. Sementara, penduduk di Amerika Serikat merayakan Hari Ibu setiap 12 Mei. Laporan CNN menyebutkan, banyak warga AS yang membenci komersialisasi perayaan Hari Ibu.

Ternyata kekecewaan semacam itu pernah dirasakan pencetus hari libur nasional tersebut, Anna Jarvis. Dia menyatakan penyesalannya mendorong lahirnya Hari Ibu karena dalam praktiknya saat ini lebih banyak diwarnai hal-hal yang bersifat komersial. Padahal sebelum meninggal dunia, Jarvis hanya ingin menghormati ibunya, Ann Reeves Harvis, sesuatu yang mengilhaminya mengusulkan adanya Hari Ibu di AS.

Pada 1914, Presiden AS Woodrow Wilson menandatangani undang-undang yang mengakui Hari Ibu yang diusulkan Jarvis sebagai hari libur nasional. Namun, Hari Ibu ternyata menjadi jauh lebih populer dari yang dia bayangkan. Jarvis tidak tahan dengan gagasan warga menghabiskan banyak uang untuk membeli bunga mewah, kartu ucapan, dan cokelat mahal.

6. Dinamit



Nama Alfred Nobel saat ini dikait-kaitkan dengan penghargaan paling prestisius di bidang ilmu pengetahuan, teknologi, dan perdamaian. Nama penghargaan tersebut memang dibuat untuk menghormati sang penemu dinamit yang menyesal telah menciptakan penemuannya sendiri. Nobel merupakan seorang industrialis dan insinyur yang dulu memutar otak untuk mencari cara meledakkan sebuah batu besar secara efisien.

Pada 1860, dia berhasil mencampurkan bahan nitrogliserin dan silika untuk menciptakan sebuah pasta yang mudah menguap bernama dinamit. Sayangnya, penemuan yang sebenarnya diciptakannya untuk kepentingan publik justru dimanfaatkan untuk membunuh dan menghancurkan. (Baca juga: Negara dengan Kematian Akibat Polusi Paling Banyak, Indonesia di Urutan ke-4)

Nobel pun sangat menyesal dengan penemuannya . Menjelang akhir hayatnya, dia berkomitmen menyumbangkan royaltinya untuk orang orang yang ingin membawa pengaruh positif terhadap dunia, baik itu dalam bidang ilmu pengetahuan maupun perdamaian. Komitmennya inilah yang jadi inspirasi penghargaan Nobel.

7. Senapan AK-47



AK-47 adalah salah satu senapan paling kuat dan mematikan di dunia. Penciptanya adalah Mikhail
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!